DVX Jakarta dan Surabaya

Senin - Jumat: 12.00 - 20.00 | Sabtu: 09.00 - 16.00 | Minggu Appointment Only

DVX Medical, Klinik Infeksi Menular IMS dan Penyakit Kelamin Jakarta dan Surabaya

Informasi Umum

Share Via

Items Show
Pentingnya Tes Gonore Setelah Hubungan Berisiko untuk Deteksi Dini
2 hari yang lalu

Merasa cemas setelah melakukan hubungan seksual berisiko adalah hal yang wajar. Namun, menebak kondisi kesehatan hanya dari gejala tidak memberikan kepastian. Tes gonore dapat membantu mengetahui ada atau tidaknya infeksi sejak awal. Gonore atau kencing nanah adalah infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Bakteri ini dapat menginfeksi alat kelamin, rektum, tenggorokan, dan terkadang mata. Penularannya terjadi melalui hubungan seksual vaginal, anal, atau oral dengan orang yang terinfeksi. World Health Organization (WHO) memperkirakan terdapat 82,4 juta kasus gonore baru pada kelompok usia 15 sampai 49 tahun selama 2020. Data ini menunjukkan bahwa gonore masih banyak ditemukan di berbagai negara. Siapa pun yang aktif secara seksual dapat terinfeksi jika melakukan kontak seksual berisiko.

Apakah Vaksin HPV Setelah Menikah Masih Efektif? Ini Manfaat dan Waktu Tepatnya
2 hari yang lalu

Banyak wanita mengira vaksin HPV hanya bermanfaat jika diberikan sebelum menikah atau sebelum aktif secara seksual. Anggapan ini sering membuat wanita dewasa merasa sudah terlambat untuk mendapatkan perlindungan dari HPV. Namun, wanita yang sudah menikah masih bisa mempertimbangkan vaksin HPV, terutama jika belum pernah vaksin atau belum menyelesaikan dosisnya. Vaksin HPV memang bekerja paling optimal jika diberikan sebelum seseorang terpapar virus HPV. Namun, seseorang yang sudah menikah atau aktif secara seksual belum tentu pernah terpapar semua tipe HPV yang dicakup oleh vaksin. Karena itu, konsultasi dengan dokter tetap diperlukan untuk menilai apakah vaksinasi masih memberikan manfaat sesuai kondisi masing-masing.

Waspadai Gejala Sifilis Sebelum Menyerang Otak di DVX Medical Surabaya
Senin, 14 Sep 2026

Sifilis bisa berkembang tanpa keluhan yang jelas. Luka pada tahap awal sering tidak terasa sakit dan dapat hilang sendiri. Setelah itu, seseorang bahkan bisa tidak mengalami gejala selama beberapa waktu. Kondisi ini membuat gejala sifilis sering terlambat dikenali. World Health Organization (WHO) memperkirakan sekitar 8 juta orang berusia 15 sampai 49 tahun tertular sifilis pada 2022. Banyak kasus tidak menimbulkan gejala yang mudah dikenali. Tanpa pengobatan, infeksi dapat bertahan di dalam tubuh dan menimbulkan komplikasi serius, termasuk gangguan pada otak dan sistem saraf.

Tes Sifilis di DVX Medical Surabaya, Pemeriksaan Lebih Cepat dan Akurat
Senin, 14 Sep 2026

Sifilis tidak selalu menimbulkan gejala yang mudah dikenali. Ada orang yang mengalami luka atau ruam, tetapi ada juga yang tidak merasakan keluhan apa pun. Karena gejalanya tidak selalu terlihat, tes diperlukan untuk memastikan apakah seseorang terinfeksi sifilis. World Health Organization (WHO) memperkirakan sekitar 8 juta orang berusia 15 sampai 49 tahun mengalami sifilis pada 2022. Data tersebut menunjukkan bahwa sifilis masih menjadi masalah kesehatan yang perlu diperhatikan, terutama pada orang yang pernah melakukan hubungan seksual berisiko.Tes sifilis dapat membantu mendeteksi infeksi lebih awal sehingga penanganan bisa disesuaikan dengan hasil pemeriksaan. .

Kutil Kelamin vs Luka Sifilis, Kenali Gejala dan Perbedaannya
Senin, 14 Sep 2026

Menemukan benjolan atau luka di area kelamin bisa menimbulkan rasa khawatir. Benjolan atau luka di area kelamin bisa disebabkan oleh berbagai kondisi, termasuk kutil kelamin dan sifilis. Meski sama-sama termasuk infeksi menular seksual, keduanya memiliki penyebab, bentuk, gejala, dan cara penanganan yang berbeda. Memahami perbedaan kutil kelamin dan sifilis dapat membantu mengenali tanda awal dan menentukan kapan perlu memeriksakan diri. Namun, diagnosis tidak sebaiknya hanya berdasarkan bentuk luka atau benjolan. Pemeriksaan dokter tetap diperlukan untuk memastikan penyebabnya. World Health Organization (WHO) mencatat lebih dari 1 juta infeksi menular seksual yang dapat diobati terjadi setiap hari pada kelompok usia 15 sampai 49 tahun di dunia. Data ini menunjukkan bahwa infeksi menular seksual masih menjadi masalah kesehatan yang cukup umum.

Kapan Usia Ideal untuk Melakukan Vaksin HPV?
Selasa, 15 Sep 2026

Banyak orang baru mencari informasi tentang vaksin HPV saat sudah dewasa atau menikah. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah apakah vaksin masih berguna jika tidak diberikan sejak remaja. Mengetahui usia ideal vaksin HPV membantu menentukan kapan perlindungan sebaiknya dimulai. Vaksin HPV bekerja paling baik sebelum seseorang terpapar Human Papillomavirus (HPV). Orang dewasa juga masih bisa mempertimbangkan vaksin HPV setelah berkonsultasi dengan dokter. HPV perlu diwaspadai karena beberapa tipenya dapat menyebabkan kanker serviks dan penyakit lain. WHO memperkirakan terdapat sekitar 604.000 kasus baru kanker serviks dan 280.000 kematian akibat penyakit ini di dunia. Hampir semua kasus kanker serviks berkaitan dengan infeksi HPV yang berlangsung dalam jangka panjang.

Kapan Bisul Kronik Membutuhkan Obat Biologik?
Jumat, 21 Agu 2026

Jika peradangan HS aktif meluas, muncul di lebih dari satu area, atau mulai berdampak besar pada kehidupan sehari-hari, obat biologik menjadi opsi yang layak dipertimbangkan, dan pada kasus tertentu, tidak harus menunggu terapi lain 'gagal' terlebih dahulu. Obat ini bekerja langsung pada jalur peradangan yang mendasari hidradenitis suppurativa, bukan hanya mengatasi infeksi di permukaan.

Tinea Cruris pada Pria Aktif: Tips Mencegah Jamur Selangkangan Saat Olahraga
Kamis, 27 Agu 2026

Olahraga membantu menjaga kebugaran, tetapi keringat yang tertahan di area lipatan tubuh bisa memicu masalah kulit. Salah satunya adalah tinea cruris pada pria, yaitu infeksi jamur dermatofita di area selangkangan yang sering disebut jock itch. Kondisi ini lebih mudah muncul ketika kulit tetap lembab, mengalami gesekan berulang, atau tertutup pakaian olahraga yang ketat dalam waktu lama. Tinea cruris umumnya menimbulkan ruam gatal dan bersisik pada lipatan paha atau sisi dalam paha. Namun, ruam di selangkangan tidak selalu berarti infeksi jamur. Iritasi, dermatitis kontak, kandidiasis, erythrasma, hingga psoriasis juga bisa memberi keluhan yang mirip. Karena itu, mengenali faktor risiko dan melakukan pencegahan lebih aman daripada langsung mengobati sendiri.

Beda Kutil Biasa (Verruca Vulgaris) dan Kutil Kelamin: Apakah Virus HPV-nya Sama?
Kamis, 27 Agu 2026

Kutil dapat muncul di berbagai bagian tubuh dengan bentuk dan ukuran yang beragam. Ketika benjolan terlihat di area genital, banyak orang langsung mengaitkannya dengan kutil kelamin atau infeksi menular seksual. Padahal, kutil biasa dan kutil kelamin memiliki perbedaan dari jenis HPV, lokasi infeksi, hingga cara penularannya. Dengan memahami beda kutil biasa dan kutil kelamin, Anda dapat lebih bijak mengenali keluhan tanpa terburu-buru membuat diagnosis sendiri. Kutil biasa atau verruca vulgaris dan kutil kelamin sama-sama berkaitan dengan human papillomavirus (HPV) . Namun, HPV merupakan kelompok besar virus dengan banyak tipe. Tipe HPV yang sering menyebabkan kutil pada tangan atau jari umumnya berbeda dari tipe yang paling sering menimbulkan kutil kelamin. ( cdc.gov )

Kenapa Cek Darah Rutin Penting untuk Deteksi Penyakit Kelamin Tanpa Gejala?
Kamis, 27 Agu 2026

Tidak semua infeksi menular seksual (IMS) menimbulkan keluhan yang jelas. Seseorang bisa merasa sehat, tidak mengalami luka, nyeri saat buang air kecil, keputihan abnormal, atau ruam, tetapi tetap memiliki infeksi tertentu. Inilah alasan cek darah rutin bisa menjadi bagian penting dalam pemeriksaan kesehatan seksual, terutama bagi orang dengan faktor risiko tertentu. Namun, istilah cek darah rutin perlu dipahami secara tepat. Dalam konteks kesehatan seksual, pemeriksaan ini bukan sekadar tes darah umum seperti hitung darah lengkap. Dokter akan memilih pemeriksaan darah tertentu sesuai infeksi yang ingin dideteksi. Selain itu, tidak semua penyakit kelamin bisa diketahui melalui darah. Riwayat seksual, waktu paparan, jenis kontak seksual, gejala, kehamilan, serta faktor risiko lain membantu dokter menentukan pemeriksaan yang sesuai. Karena itu, memilih tes yang tepat lebih penting daripada melakukan banyak pemeriksaan tanpa indikasi yang jelas.

Luka Lecet di Kelamin Tanpa Rasa Sakit: Apakah Ini Tanda Awal Sifilis?
Rabu, 26 Agu 2026

Luka lecet di kelamin tanpa rasa sakit sering membuat seseorang cemas, terutama bila muncul tanpa penyebab yang jelas. Salah satu kondisi yang perlu dipertimbangkan adalah sifilis primer. Namun, luka pada area genital yang tidak terasa sakit tidak selalu berarti sifilis . Iritasi, gesekan, trauma ringan, maupun kondisi kulit tertentu juga bisa menimbulkan keluhan serupa. Karena bentuk luka pada area genital bisa saling menyerupai, pemeriksaan langsung penting untuk mengetahui penyebabnya. Sebaiknya jangan menunggu luka membesar atau muncul gejala lain sebelum berkonsultasi, terutama bila sebelumnya terdapat kontak seksual yang berisiko.

Kencing Terasa Panas dan Perih: Waspada Gejala Awal Gonore
Rabu, 26 Agu 2026

Kencing terasa panas dan perih sering dianggap sekadar iritasi atau infeksi saluran kemih. Namun, keluhan ini juga termasuk gejala awal gonore, terutama bila muncul setelah aktivitas seksual berisiko atau disertai cairan tidak biasa dari penis maupun vagina. Karena penyebab rasa perih saat berkemih cukup beragam, pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan penyebab dan menentukan terapi yang tepat. Sebaiknya hindari langsung menyimpulkan bahwa keluhan tersebut merupakan gonore hanya berdasarkan satu gejala. Gonore adalah infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Bakteri ini bisa menginfeksi uretra, serviks, rektum, tenggorokan, dan pada kondisi tertentu mata. Penularan terutama terjadi melalui hubungan seksual vaginal, anal, atau oral dengan seseorang yang terinfeksi. Menurut WHO, gejala gonore umumnya muncul sekitar 1&ndash14 hari setelah kontak seksual dengan orang yang terinfeksi, meski sebagian orang tidak mengalami gejala sama sekali.