DVX Jakarta dan Surabaya

Senin - Jumat: 12.00 - 20.00 | Sabtu: 09.00 - 16.00 | Minggu Appointment Only

Blog

Blog

Share Via

Items Show
Benjolan di Area Intim, Apakah Selalu Penyakit Menular Seksual?
Jumat, 24 Jul 2026

Tidak sedikit orang merasa cemas saat menyadari adanya benjolan di area intim, terutama karena kekhawatiran akan penyakit menular seksual. Padahal, tidak semua benjolan di sekitar penis, skrotum, selangkangan, vulva, maupun anus berkaitan dengan aktivitas seksual atau infeksi menular. Beberapa kondisi seperti iritasi setelah mencukur, rambut tumbuh ke dalam, peradangan folikel rambut, kista, hingga infeksi kulit dapat menimbulkan keluhan serupa. Meski demikian, penyakit menular seksual atau lebih dikenal dengan infeksi menular seksual (IMS) seperti kutil kelamin dan herpes genital juga bisa menjadi penyebabnya. Karena tampilan berbagai kelainan kulit bisa mirip, pemeriksaan dokter tetap diperlukan untuk memastikan diagnosis dan menentukan penanganan yang tepat.

Bisul atau Jerawat di Area Intim? Kenali Perbedaannya
Jumat, 24 Jul 2026

Munculnya benjolan di sekitar kemaluan sering memicu rasa khawatir. Sebagian orang menganggapnya sebagai jerawat biasa, sedangkan yang lain menduga benjolan tersebut merupakan bisul atau tanda infeksi menular seksual. Pada kenyataannya, bisul atau jerawat di area intim bisa terlihat serupa, terutama saat benjolan masih kecil. Gesekan, keringat, pori-pori tersumbat, peradangan folikel rambut, hingga infeksi bakteri sama-sama bisa menimbulkan keluhan pada kulit di sekitar selangkangan. Meski demikian, lokasi, ukuran, tingkat nyeri, dan perkembangan benjolan bisa memberikan petunjuk awal. Pemeriksaan dokter tetap diperlukan apabila keluhan terasa berat, berulang, atau sulit dikenali.

Folikulitis di Area Kelamin: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan
Jumat, 24 Jul 2026

Muncul benjolan kecil di area kelamin sering kali membuat seseorang khawatir. Tidak sedikit yang langsung mengaitkannya dengan infeksi menular seksual (IMS) , padahal penyebabnya belum tentu demikian. Salah satu kondisi yang cukup sering terjadi adalah folikulitis di area kelamin, yaitu peradangan pada folikel rambut. Folikulitis memang umumnya bukan kondisi yang berbahaya. Namun, bila tidak ditangani dengan tepat atau sering kambuh, peradangan ini bisa menyebabkan infeksi yang lebih dalam, meninggalkan bekas, hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Karena itu, penting untuk mengenali penyebab, gejala, serta pilihan pengobatan yang sesuai.

Kapan Harus Tes Ulang Setelah Mendapat Hasil Sifilis Reaktif?
Kamis, 23 Jul 2026

Hasil tes sifilis yang menunjukkan status reaktif sering kali menimbulkan kebingungan, terutama bagi Anda yang belum memahami arti dari hasil tersebut. Banyak yang langsung menganggap dirinya terinfeksi aktif, padahal interpretasi hasil sifilis tidak sesederhana itu dan perlu dilihat dari jenis pemeriksaan serta kondisi klinis secara keseluruhan. Karena itu, Anda sebaiknya tidak hanya mengulang tes secara mandiri tanpa memahami tujuan pemeriksaan. Evaluasi dokter membantu menentukan apakah Anda memerlukan tes konfirmasi, pemantauan setelah terapi, atau pemeriksaan lebih cepat karena muncul tanda tertentu. Baca juga: Apakah Sifilis Bisa Hilang Total? Dapatkan Pengobatan yang Tepat di Klinik DVX Medical Jakarta

Mengapa Hasil Tes Sifilis Tetap Reaktif Setelah Pengobatan?
Kamis, 23 Jul 2026

Banyak pasien merasa bingung ketika hasil tes sifilis masih menunjukkan status reaktif meskipun sudah menjalani pengobatan. Kondisi ini sering menimbulkan pertanyaan apakah infeksi benar-benar sudah sembuh atau justru masih berlangsung di dalam tubuh. Padahal, hasil reaktif setelah terapi tidak selalu menandakan kegagalan pengobatan. Interpretasi hasil tes sifilis memerlukan penilaian menyeluruh, termasuk jenis pemeriksaan yang digunakan, perubahan nilai titer, serta kondisi klinis pasien. Dokter perlu melihat jenis pemeriksaan, nilai titer sebelum dan sesudah pengobatan, stadium penyakit, waktu pemeriksaan ulang, gejala, serta kemungkinan paparan baru. Karena itu, satu kata &ldquoreaktif&rdquo pada hasil laboratorium belum cukup untuk menentukan keberhasilan terapi.

Apakah Hasil Sifilis Reaktif Berarti Pasti Positif Sifilis?
Kamis, 23 Jul 2026

Menerima hasil sifilis reaktif sering menimbulkan kecemasan. Sebagian orang langsung menganggap bahwa dirinya pasti mengalami sifilis aktif dan harus segera menjalani pengobatan. Padahal, kata &ldquoreaktif&rdquo pada laporan laboratorium belum selalu memberikan diagnosis akhir. Arti hasil tersebut bergantung pada jenis pemeriksaan yang digunakan, hasil tes pendamping, riwayat pengobatan sebelumnya, waktu kemungkinan paparan, serta kondisi klinis pasien. Karena itu, dokter perlu menilai seluruh informasi sebelum menentukan apakah hasil tersebut menunjukkan infeksi aktif, infeksi lama yang sudah diobati, atau hasil positif palsu. Baca juga: Sifilis: Gejala, Pengobatan, dan Bahayanya Jika Tidak Diobati

Apakah Kutil di Selangkangan Pria Bisa Menular ke Pasangan?
Selasa, 21 Jul 2026

Kutil di selangkangan pria menular ke pasangan apabila benjolan tersebut merupakan kutil kelamin akibat infeksi human papillomavirus atau HPV. Penularan terutama terjadi melalui kontak langsung antara kulit di sekitar genital, termasuk saat aktivitas seksual tanpa penetrasi. Namun, tidak semua benjolan di selangkangan termasuk kutil kelamin. Folikulitis, skin tag, molluscum contagiosum, iritasi setelah mencukur, dan beberapa gangguan kulit lain juga bisa menimbulkan benjolan yang sekilas tampak serupa. Karena itu, pemeriksaan dokter diperlukan untuk memastikan penyebabnya sebelum seseorang menyimpulkan bahwa dirinya mengalami HPV.

Apakah Kutil di Selangkangan Pria Selalu Disebabkan HPV?
Selasa, 21 Jul 2026

Kemunculan kutil di selangkangan pria sering langsung dikaitkan dengan infeksi human papillomavirus atau HPV . Anggapan tersebut tidak sepenuhnya salah karena HPV memang menjadi penyebab utama kutil kelamin. Namun, tidak setiap benjolan atau pertumbuhan kulit di selangkangan merupakan kutil kelamin akibat HPV. Beberapa kondisi kulit lain, seperti skin tag, molluscum contagiosum, folikulitis, kista, atau iritasi setelah mencukur, bisa menimbulkan benjolan yang sekilas tampak serupa. Karena bentuknya sulit dibedakan hanya melalui pengamatan sendiri, pemeriksaan dokter diperlukan sebelum menentukan penyebab dan penanganannya.

Kutil di Selangkangan Pria: Penyebab, Ciri, Penularan, dan Cara Menanganinya
Selasa, 21 Jul 2026

Kutil di selangkangan pria sering menimbulkan rasa khawatir, terutama ketika benjolan muncul setelah aktivitas seksual. Sebagian kutil pada area tersebut berkaitan dengan infeksi human papillomavirus atau HPV. Namun, tidak semua benjolan di selangkangan merupakan kutil kelamin. Folikulitis, iritasi akibat mencukur, skin tag, molluscum contagiosum, hingga beberapa penyakit kulit lain juga bisa menimbulkan tampilan yang menyerupai kutil. Oleh sebab itu, pemeriksaan dokter diperlukan untuk memastikan penyebabnya dan menentukan penanganan yang sesuai.

Apa Manfaat Vaginal Toilet untuk Kesehatan Area Kewanitaan?
Senin, 20 Jul 2026

Manfaat vaginal toilet sering dikaitkan dengan kebersihan area kewanitaan dan penanganan keputihan. Namun, prosedur ini bukan perawatan rutin yang harus dilakukan setiap perempuan. Dokter perlu menilai keluhan, kondisi vagina, serta tujuan tindakan sebelum merekomendasikannya. Vagina sebenarnya memiliki mekanisme alami untuk menjaga kebersihannya. Cairan vagina membantu membawa keluar sel-sel mati dan menjaga lingkungan vagina tetap seimbang. Karena itu, vaginal toilet tidak bertujuan &ldquomembersihkan&rdquo vagina yang sehat atau membuatnya bebas dari seluruh mikroorganisme. Dalam konteks medis, vaginal toilet merujuk pada tindakan pembersihan area vagina yang dilakukan secara terkontrol oleh tenaga medis berdasarkan indikasi tertentu. Prosedur ini berbeda dari vaginal douching mandiri menggunakan cairan antiseptik, pewangi, atau campuran bahan rumahan.

Vaginal Toilet di DVX Medical Jakarta: Prosedur, Manfaat, dan Kapan Diperlukan
Senin, 20 Jul 2026

Keluhan berupa keputihan berbau, rasa gatal, perih, atau tidak nyaman pada area vagina sering membuat seseorang ingin segera membersihkan bagian dalam vagina. Salah satu tindakan yang mungkin direkomendasikan setelah pemeriksaan adalah vaginal toilet di Jakarta. Dalam konteks pelayanan medis, vaginal toilet merupakan tindakan pembersihan area vagina yang dilakukan oleh tenaga kesehatan berdasarkan penilaian dokter. Prosedur ini bukan perawatan kebersihan rutin dan tidak sama dengan penggunaan cairan pembersih atau vaginal douche secara mandiri. Dokter perlu mencari penyebab keluhan terlebih dahulu karena keputihan abnormal bisa berkaitan dengan vaginosis bakterialis, kandidiasis, trikomoniasis, peradangan serviks, iritasi, atau kondisi lain. Oleh sebab itu, vaginal toilet sebaiknya hanya dilakukan bila dokter menilai tindakan tersebut sesuai dengan kondisi pasien.

Mengenal Vaginal Toilet untuk Membantu Menangani Keputihan Abnormal
Senin, 20 Jul 2026

Keputihan merupakan bagian alami dari sistem reproduksi wanita. Cairan vagina membantu menjaga kelembapan sekaligus membawa keluar sel mati dan mikroorganisme. Namun, perubahan warna, aroma, jumlah, atau tekstur cairan bisa menandakan keputihan abnormal yang perlu diperiksa. Salah satu tindakan yang mungkin dokter pertimbangkan untuk membantu menangani keluhan tersebut adalah vaginal toilet. Prosedur ini bertujuan membersihkan cairan, lendir, atau sekret berlebih pada area vagina menggunakan teknik medis yang terkontrol.