1. Apakah sifilis bisa terjadi tanpa gejala?
Bisa. Pada tahap tertentu, sifilis dapat tidak menimbulkan tanda yang terlihat. Karena itu, orang dengan riwayat paparan berisiko tetap dapat mempertimbangkan pemeriksaan.
2. Tes sifilis menggunakan sampel apa?
Tes sifilis umumnya menggunakan sampel darah untuk mencari antibodi yang berkaitan dengan infeksi sifilis.
3. Apa perbedaan RPR, VDRL, dan TPHA?
RPR dan VDRL sering digunakan sebagai bagian dari pemeriksaan awal dan pemantauan setelah terapi. TPHA digunakan untuk membantu mendeteksi antibodi yang lebih spesifik terhadap bakteri penyebab sifilis.
4. Apakah hasil tes negatif berarti pasti tidak terkena sifilis?
Belum tentu jika tes dilakukan terlalu cepat setelah paparan. Dokter dapat menyarankan pemeriksaan ulang jika masih terdapat risiko infeksi.
5. Apakah perlu tes sifilis jika tidak ada luka di kelamin?
Bisa. Tidak semua orang dengan sifilis mengalami luka yang terlihat. Riwayat hubungan berisiko juga menjadi pertimbangan untuk melakukan pemeriksaan.