Prosedur di setiap pasien bisa berbeda. Secara umum, rangkaian pelayanan meliputi:
Konsultasi dan riwayat keluhan
Dokter akan menanyakan karakter keputihan, bau, rasa gatal, nyeri, perdarahan, aktivitas seksual, riwayat menstruasi, penggunaan obat, serta kebiasaan membersihkan area genital.
Informasi tersebut membantu dokter menentukan kemungkinan penyebab dan jenis pemeriksaan yang diperlukan.
Pemeriksaan area genital
Dokter memeriksa bagian luar genital dan, jika memiliki indikasi, bagian dalam vagina. Pemeriksaan bertujuan melihat kondisi kulit, peradangan, sekret, luka, benjolan, atau tanda lain yang relevan.
Pemeriksaan penunjang sesuai indikasi
Dokter mungkin merekomendasikan pemeriksaan sampel cairan vagina atau tes infeksi menular seksual. Pemeriksaan ini membantu membedakan vaginosis bakterialis, infeksi jamur, trikomoniasis, servisitis, atau kondisi lainnya.
CDC menekankan bahwa riwayat kesehatan saja belum cukup untuk menegakkan diagnosis keluhan vagina secara akurat. Pemeriksaan dan pengujian laboratorium sering diperlukan untuk menentukan penyebab serta terapi yang sesuai.
Pelaksanaan tindakan
Jika dokter menilai vaginal toilet diperlukan, tenaga kesehatan akan membersihkan area vagina dengan teknik yang terkontrol. Pasien mungkin merasakan sedikit tidak nyaman, tetapi sebaiknya segera memberi tahu dokter apabila muncul nyeri.
Penanganan lanjutan
Setelah tindakan, dokter menjelaskan perawatan berikutnya. Pasien mungkin memerlukan obat antijamur, antibiotik, antiparasit, terapi untuk iritasi, atau pemeriksaan pasangan, bergantung pada diagnosis.