Ini adalah pertanyaan yang dijawab dengan mudah tapi sering tidak lengkap. Jawaban yang tepat memerlukan sedikit pemilahan.
Yang benar: menggaruk memperburuk peradangan dan merusak lapisan pelindung kulit. Area yang digaruk bisa menjadi lebih merah, lebih gatal, dan lebih luas dari sebelumnya. Garukan berulang bisa membuat kondisi di satu area semakin parah dan membuat kulit di sekitarnya lebih rentan.
Yang tidak benar: bahwa garukan memindahkan eksim seperti seseorang memindahkan cat dari satu permukaan ke permukaan lain. Eksim yang kemudian muncul di area lain tidak terjadi karena garukan secara harfiah membawa penyakit ke sana.
Garukan tidak memindahkan eksim seperti memindahkan infeksi. Jika area baru menjadi aktif setelah garukan di area yang berbeda, itu karena garukan memperburuk kondisi kulit secara lebih luas, bukan karena penyakit ditransfer dari satu titik ke titik lain.
Yang paling perlu dihindari bukan karena takut memindahkan penyakit, melainkan karena garukan memperpanjang siklus peradangan dan memperlambat pemulihan kulit yang sudah terganggu.
Baca Juga: Dermatitis Atopik vs Dermatitis Kontak: Apa Bedanya?