Ini adalah pertanyaan yang paling penting dalam artikel ini, dan paling sering tidak dijawab dengan baik.
Banyak pasien dan keluarganya melihat pola bahwa eksim ada di beberapa anggota keluarga, lalu menyimpulkan bahwa kondisi itu menular di antara mereka. Logika itu terasa masuk akal tapi tidak mencerminkan apa yang sebenarnya terjadi.
Dermatitis atopik memiliki komponen genetik yang sangat kuat. Kecenderungan untuk mengalami kondisi atopik, termasuk eksim, asma, dan rinitis alergi, diturunkan dalam keluarga. Jika seorang anak mengalami eksim, kemungkinan salah satu atau kedua orang tuanya memiliki riwayat kondisi atopik menjadi lebih tinggi. Ini bukan karena anak tertular dari orang tua. Ini karena mereka mewarisi kecenderungan biologis yang sama.
Ketika beberapa anggota keluarga mengalami eksim, itu mencerminkan kesamaan genetik, bukan rantai penularan dari satu orang ke orang berikutnya.
Pola ini sangat berbeda dari bagaimana penyakit menular bekerja. Dalam penyakit menular, ada agen infeksi yang berpindah dari satu orang ke orang lain. Dalam dermatitis atopik, setiap orang yang mengalaminya mengembangkan kondisi tersebut secara independen karena predisposisi genetik mereka sendiri.