Untuk memahami beda eksim dan biduran secara lebih jelas, berikut beberapa aspek yang bisa Anda amati sendiri di rumah.
Tekstur dan Tampilan Kulit
Salah satu cara membedakan eksim vs biduran adalah memperhatikan tekstur ruam. Eksim lebih sering tampak sebagai area kulit kering, kasar, bersisik, atau pecah-pecah. Pada kondisi yang sudah lama, kulit dapat menebal akibat garukan berulang. Keluhan eksim gatal dan bersisik sering muncul secara menetap pada area tertentu.
Biduran lebih khas dengan bentol menonjol, permukaannya cenderung halus, berbatas cukup jelas, dan ukurannya dapat sangat bervariasi. Bentol dapat kecil seperti titik atau melebar hingga sebesar telapak tangan.
Lokasi dan Pola Kemunculan
Eksim kerap muncul pada lipatan siku, belakang lutut, leher, tangan, wajah, dan kaki. Lokasinya sering menetap atau kambuh pada area yang sama, terutama bila kulit terus terpapar pemicu.
Biduran dapat muncul di hampir semua bagian tubuh, termasuk lengan, tungkai, dada, punggung, wajah, maupun perut. Bentolnya dapat berpindah lokasi dengan cepat sehingga tampak berbeda dari pagi ke malam hari.
Baca Juga: Eksim di Kaki: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan
Durasi dan Tingkat Kekambuhan
Beda eksim dan biduran juga terlihat dari lamanya gejala. Eksim dapat berlangsung berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau kambuh dalam jangka panjang. Sebuah tinjauan ilmiah melaporkan bahwa dermatitis atopik pada orang dewasa memiliki prevalensi sekitar 3%, sedangkan bentuk berat sekitar 0,3% dalam populasi yang diteliti. uran, satu bentol biasanya berubah atau menghilang dalam 24 jam. Namun, bentol baru bisa terus muncul. Biduran yang muncul hampir setiap hari atau berulang selama lebih dari enam minggu perlu dievaluasi karena dapat mengarah pada urtikaria kronis.
Penyebab Eksim dan Biduran Tidak Sama
Penyebab eksim kambuh tidak selalu sama pada setiap orang. Kulit yang memiliki lapisan pelindung lebih sensitif dapat mudah bereaksi terhadap sabun, deterjen, parfum, kosmetik, kain tertentu, keringat, udara dingin, suhu panas, stres, atau bahan kimia. Pada dermatitis kontak, reaksi dapat muncul beberapa jam hingga beberapa hari setelah terpapar iritan atau alergen. a itu, penyebab biduran dapat berkaitan dengan makanan tertentu, obat-obatan, infeksi, gigitan serangga, stres, olahraga, suhu panas atau dingin, tekanan pada kulit, hingga faktor yang tidak selalu dapat diidentifikasi. Karena pemicunya luas, pemeriksaan medis penting dilakukan apabila bentol sering kambuh atau mengganggu aktivitas.