1. Benjolan Kecil dengan Cekungan di Tengah
Salah satu kondisi yang sering disalahartikan sebagai kutil kelamin adalah molluscum contagiosum. Penyakit ini disebabkan oleh virus dan dapat menular melalui kontak seksual pada orang dewasa.
Ciri khasnya adalah benjolan kecil, bulat, dan permukaannya halus. Jika diperhatikan lebih dekat, biasanya terdapat cekungan kecil di bagian tengah benjolan. Inilah pembeda utamanya dengan kutil kelamin. Kondisi ini tidak selalu menimbulkan rasa sakit, sehingga sering dianggap ringan dan dibiarkan tanpa penanganan.
2. Bintil yang Terasa Perih atau Berubah Menjadi Luka
Herpes genital, yang disebabkan oleh virus herpes simpleks (HSV), juga sering tertukar dengan kutil kelamin, terutama pada fase awal. Awalnya, herpes bisa muncul sebagai bintil kecil di area genital.
Perbedaannya terletak pada gejala. Herpes biasanya disertai rasa perih, panas, atau gatal. Bintil tersebut dapat pecah dan berubah menjadi luka yang terasa nyeri. Selain itu, herpes bersifat kambuhan, artinya keluhan bisa muncul kembali meskipun sempat menghilang.
3. Benjolan Datar dan Lembap di Area Lipatan
Pada beberapa kasus, sifilis dapat menyebabkan kelainan di area genital yang tampak seperti kutil. Kondisi ini dikenal secara medis sebagai condyloma lata.
Berbeda dengan kutil kelamin yang menonjol, benjolan akibat sifilis cenderung lebih datar dan terasa lembap. Biasanya muncul di area lipatan seperti sekitar anus atau selangkangan. Kondisi ini sangat mudah menular dan sering disertai gejala lain di tubuh, seperti ruam pada kulit.