Pendekatan lama sering digambarkan sebagai: coba antibiotik, gagal, coba terapi lain, gagal lagi, baru pertimbangkan biologik. Pendekatan yang lebih tepat adalah: diagnosis, lalu menilai aktivitas penyakit, luas area yang terkena, fenotipe klinis, dan dampaknya terhadap kualitas hidup — baru menentukan terapi yang sesuai. Bagi sebagian pasien, ini berarti terapi target dapat relevan lebih awal, bukan sebagai pilihan terakhir.
Antibiotik, terapi topikal, dan suntik steroid tetap menjadi bagian penting dalam penanganan HS. Namun pada peradangan yang aktif meluas, muncul di lebih dari satu area, atau mulai membentuk terowongan di bawah kulit, terapi ini saja terkadang tidak cukup untuk mengendalikan proses peradangan yang mendasarinya.