Gambaran yang paling umum beredar adalah bahwa terapi biologik adalah langkah terakhir , untuk pasien dengan psoriasis yang sudah menutupi hampir seluruh tubuh, yang sudah mencoba semua pengobatan lain dan semuanya gagal.
Gambaran itu tidak sepenuhnya salah, tapi juga tidak lengkap.
Ada beberapa alasan mengapa persepsi ini terbentuk dan bertahan. Perlu diketahui bahwa sebagian besar biologik modern diberikan melalui suntikan mandiri dengan pen injeksi, bukan infus di rumah sakit, dengan jadwal yang bervariasi dari setiap dua minggu hingga setiap dua bulan tergantung jenisnya.
- Biologik memiliki biaya yang signifikan, sehingga secara intuitif diasosiasikan dengan kondisi yang 'cukup berat' untuk membenarkan biayanya
- Informasi yang tersedia online sering menggambarkan biologik dalam konteks kasus ekstrem
- Pasien yang berhasil dengan terapi yang lebih sederhana tidak terlihat, sementara kasus berat yang membutuhkan biologik lebih sering muncul dalam diskusi
Kenyataannya: dalam praktik dermatologi modern, diskusi tentang biologik dimulai bukan dari 'sudah seberapa parah kulit Anda' melainkan dari 'seberapa besar dampak psoriasis terhadap kehidupan Anda'.
Ambang batas untuk mendiskusikan biologik bukan ditentukan oleh persentase kulit yang terlibat. Ia ditentukan oleh apakah beban penyakit sudah cukup signifikan untuk membenarkan terapi yang lebih efektif.
Baca Juga: Efek Samping Dupilumab: Seberapa Sering dan Seberapa Serius?