Dalam konteks keseluruhan, dupilumab (Dupixent®) memiliki profil keamanan yang relatif dapat diprediksi. Efek samping yang paling sering ditemukan, yaitu reaksi suntikan dan konjungtivitis, umumnya dapat dikelola tanpa harus menghentikan terapi. Efek samping yang lebih serius, seperti reaksi alergi berat, sangat jarang dilaporkan.
Berbeda dengan imunosupresan sistemik konvensional, dupilumab (Dupixent®) tidak memerlukan pemantauan laboratorium rutin untuk sebagian besar pasien. Tidak ada batasan durasi penggunaan yang ditetapkan berdasarkan toksisitas kumulatif organ, seperti yang berlaku pada beberapa terapi konvensional.
Ini tidak berarti dupilumab (Dupixent®) bebas risiko. Setiap pasien memiliki faktor individual yang dapat memengaruhi tolerabilitas terapi. Pemantauan berkala oleh dokter spesialis tetap penting untuk mendeteksi dan menangani efek samping yang mungkin muncul, serta untuk memastikan terapi masih sesuai dengan kondisi pasien.
Baca juga: Pusat Informasi Dermatitis Atopik