Tidak selalu. Istilah “kutil” sering digunakan oleh pasien untuk menyebut berbagai jenis benjolan pada kulit. Padahal, beberapa kondisi berikut bisa menyerupai kutil kelamin:
- Folikulitis atau peradangan pada folikel rambut.
- Skin tag atau daging tumbuh.
- Molluscum contagiosum.
- Iritasi akibat bercukur atau gesekan.
- Kista kulit.
- Kutil biasa pada kulit.
- Kondisi anatomi normal tertentu.
Kutil kelamin sering tampak sebagai benjolan kecil berwarna seperti kulit, merah muda, atau keabu-abuan. Permukaannya bisa halus, kasar, datar, menonjol, atau bergerombol menyerupai bunga kol. Kutil dapat muncul pada selangkangan, pangkal penis, batang penis, skrotum, sekitar anus, dan area kemaluan lainnya.
Mayo Clinic menjelaskan bahwa kutil kelamin bisa tumbuh pada penis, skrotum, anus, area pubis, maupun saluran anus. Meski demikian, bentuk benjolan saja tidak cukup untuk memastikan diagnosis.
Hindari mengoleskan obat kutil umum, cairan asam, atau bahan rumahan pada area kelamin tanpa arahan dokter. Kulit genital lebih sensitif sehingga tindakan tersebut berisiko menyebabkan iritasi, luka, atau infeksi sekunder.