1. Sabun dan Produk Pembersih
Sabun mengandung surfaktan seperti Sodium Lauryl Sulfate (SLS) yang dapat mengikis lapisan pelindung kulit. Penggunaan berlebihan dapat menyebabkan kulit kering, iritasi, dan kemerahan.
2. Produk Skincare dan Kosmetik
Beberapa kandungan yang sering menjadi pemicu:
- Fragrance (parfum)
- Paraben
- Formaldehyde releaser
- Pewarna sintetis
Kulit sensitif sangat rentan mengalami reaksi terhadap bahan-bahan ini.
3. Deterjen dan Produk Rumah Tangga
Deterjen, cairan pembersih lantai, dan pemutih mengandung bahan kimia keras seperti amonia dan bleach yang dapat menyebabkan iritasi, terutama pada tangan.
4. Logam (Nikel dan Kobalt)
Nikel adalah penyebab umum dermatitis kontak alergi. Biasanya ditemukan pada:
- Perhiasan
- Jam tangan
- Kancing celana
5. Parfum dan Pewangi
Fragrance merupakan salah satu alergen paling umum dalam produk perawatan kulit dan rumah tangga.
6. Lateks
Lateks sering ditemukan pada sarung tangan medis dan balon. Reaksi alergi dapat muncul dengan cepat setelah kontak.
7. Tanaman dan Bahan Alami
Tidak semua bahan alami aman. Beberapa tanaman dan essential oil dapat memicu iritasi atau alergi pada kulit sensitif.