1. Lokasi muncul
Kutil biasa paling sering terlihat pada jari, sekitar kuku, punggung tangan, siku, atau lutut. Lesi juga bisa muncul pada bagian kulit lain, terutama di area yang mengalami luka kecil.
Kutil kelamin muncul pada atau di sekitar penis, vulva, vagina, skrotum, perineum, anus, atau area genital lainnya.
2. Bentuk dan tekstur
Verruca vulgaris umumnya tampak sebagai benjolan padat dengan permukaan kasar. Sebagian memiliki titik hitam kecil yang sebenarnya merupakan pembuluh darah.
Kutil kelamin lebih bervariasi. Lesinya bisa datar atau menonjol, halus atau kasar, tunggal atau berkelompok. Sekelompok lesi kadang tampak menyerupai bunga kol. Karena tampilannya beragam, bentuk saja tidak cukup untuk memastikan diagnosis.
3. Cara penularan
Kutil biasa bisa menyebar melalui kontak langsung dengan kutil atau benda yang terkontaminasi HPV, terutama ketika virus masuk melalui celah kecil pada kulit.
Kutil kelamin terutama menular melalui kontak kulit-ke-kulit di area genital, termasuk saat hubungan seksual vaginal, anal, atau oral. Penularan tetap mungkin terjadi meski kutil tidak terlihat.
4. Hubungannya dengan kanker
Kutil kelamin sering memunculkan kekhawatiran tentang kanker. Namun, tipe HPV penyebab kutil kelamin umumnya bukan tipe yang paling terkait dengan kanker.
CDC menjelaskan bahwa tipe HPV yang menyebabkan kutil kelamin berbeda dari tipe HPV yang menyebabkan kanker. Meski demikian, seseorang bisa terpapar lebih dari satu tipe HPV. Karena itu, skrining kanker serviks tetap perlu mengikuti rekomendasi dokter dan pedoman yang berlaku.