Pilihan perawatan psoriasis cukup beragam. Dokter akan menentukannya berdasarkan jenis psoriasis, lokasi lesi, tingkat keparahan, kondisi kesehatan pasien, serta respons terhadap terapi sebelumnya.
Secara umum, beberapa pilihan terapi meliputi:
1. Obat Topikal
Obat yang digunakan langsung pada permukaan kulit, seperti krim atau salep, sering menjadi salah satu pilihan untuk menangani psoriasis, terutama pada kondisi tertentu. Pemilihan jenis obat dan cara penggunaannya perlu disesuaikan dengan area kulit yang terkena serta tingkat keparahan keluhan.
2. Fototerapi
Fototerapi menggunakan paparan cahaya tertentu secara terkontrol untuk membantu menangani psoriasis. Terapi cahaya medis berbeda dengan sekadar berjemur atau menggunakan tanning bed. AAD menekankan bahwa fototerapi untuk psoriasis sebaiknya dilakukan di bawah pengawasan dokter kulit karena paparan ultraviolet yang tidak tepat bisa merusak kulit.
3. Terapi Sistemik
Pada psoriasis yang lebih luas atau memiliki tingkat keparahan tertentu, dokter bisa mempertimbangkan terapi sistemik. Obat jenis ini bekerja di dalam tubuh dan penggunaannya membutuhkan penilaian serta pemantauan medis.
4. Terapi Biologis
Terapi biologis menargetkan bagian tertentu dari sistem imun yang berperan dalam psoriasis. Terapi ini bukan pilihan yang otomatis diperlukan setiap pasien dan penggunaannya bergantung pada kondisi klinis serta pertimbangan dokter.
Dengan banyaknya pilihan tersebut, fokus perawatan bukan mencari terapi yang dianggap “paling ampuh” untuk semua orang, melainkan menentukan terapi yang sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.