DVX Jakarta dan Surabaya

Senin - Jumat: 11.00 - 17.00 | Sabtu: 09.00 - 14.00

Keputihan Sering Bau & Menggumpal? Awas, Tanda Keputihan yang Berbahaya!

Keputihan Sering Bau & Menggumpal? Awas, Tanda Keputihan yang Berbahaya!

Senin, 16 Feb 2026
Keputihan sering kali dianggap sebagai hal yang wajar oleh banyak wanita. Selama tidak terasa sakit, kondisi ini kerap diabaikan begitu saja. Padahal, keputihan yang berbahaya bisa muncul secara perlahan tanpa menunjukkan gejala berat di awal.

Tidak sedikit wanita yang baru menyadarinya setelah mengalami tanda-tanda keputihan abnormal. Sayangnya, pada tahap ini infeksinya sering kali sudah berkembang menjadi infeksi yang lebih serius.

Kenali Tanda-Tanda Keputihan yang Berbahaya

Keputihan yang berbahaya sering kali muncul tanpa disadari dan terlihat seperti keputihan biasa. Namun, jika diperhatikan lebih teliti, ada beberapa perubahan penting yang menjadi alarm tubuh. Yuk, kenali tanda-tanda keputihan abnormal untuk antisipasi!

1. Warna Kuning-kehijauan

Keputihan yang berubah warna menjadi kuning-kehijauan bukanlah kondisi normal. Perubahan warna ini menandakan adanya infeksi bakteri atau infeksi menular seksual (IMS) yang harus segera ditangani dengan metode pengobatan tertentu.

2. Bau Amis atau Menyengat

Keputihan normal umumnya tidak berbau atau hanya memiliki aroma asam yang ringan seperti yogurt atau cuka. Jika keputihan mulai berbau amis atau menyengat, kondisi ini perlu diwaspadai karena sering dikaitkan dengan infeksi bakteri.

3. Tekstur Menggumpal

Perubahan tekstur keputihan yang menggumpal menyerupai keju atau susu basi sering dikaitkan dengan infeksi jamur Candida. Kondisi ini terjadi saat jamur berkembang akibat terganggunya keseimbangan mikroorganisme di vagina.

4. Disertai Rasa Gatal

Jangan anggap sepele keputihan yang disertai rasa gatal. Gatal pada area kewanitaan menandakan adanya infeksi jamur, bakteri, atau infeksi menular seksual berbahaya. Semakin lama dibiarkan, iritasinya akan semakin parah dan memperbesar risiko infeksi berulang.

5. Perih atau Panas Saat Kencing

Keputihan yang disertai rasa perih saat buang air kecil tidak selalu disebabkan oleh infeksi saluran kemih (ISK). Dalam banyak kasus, keluhan ini bisa juga terjadi akibat infeksi vagina yang mengiritasi saluran kemih wanita.

Waspadai Penyebab Keputihan Abnormal pada Wanita

Banyak wanita baru mencari bantuan medis ketika gejala keputihan sudah sangat mengganggu. Padahal, mengenali penyebabnya sejak dini bisa membantu mencegah komplikasi penyakit yang lebih serius. Berikut adalah beberapa penyebab keputihan abnormal yang wajib diwaspadai.

1. Infeksi Jamur (Kandidiasis)

Kandidiasis pada vagina menyebabkan tekstur keputihan menjadi kental, berwarna putih, gatal, perih, dan kemerahan. Infeksi ini sering dipicu oleh penggunaan antibiotik jangka panjang, perubahan hormon, daya tahan tubuh menurun, atau area intim yang kurang bersih. Jika tidak ditangani secara tepat, infeksi jamur bisa kambuh.

2. Bacterial Vaginosis

Bacterial vaginosis merupakan penyebab keputihan abnormal paling umum pada wanita usia produktif. Infeksi ini terjadi akibat ketidakseimbangan bakteri vagina dan ditandai dengan keputihan berbau amis. Jika tidak segera ditangani bisa meningkatkan risiko infeksi menular seksual dan gangguan kesuburan.

3. Trikomoniasis

Trikomoniasis sering kali tidak menunjukkan gejala di awal, sehingga banyak wanita tidak sadar sudah terinfeksi. Infeksi ini bisa memicu keputihan berubah warna menjadi kuning kehijauan, berbusa, dan berbau. Jika dibiarkan tanpa penanganan, berisiko memicu radang panggul hingga kanker serviks.

Kapan Harus Periksa Keputihan ke Dokter Sp.KK?

pengobatan. Periksa keputihan sesegera mungkin, terutama jika terjadi perubahan warna, bau, tekstur, atau muncul keluhan lain seperti gatal dan perih.

Menunda pemeriksaan justru bisa meningkatkan risiko penyebaran infeksi dan lebih sulit diobati. Pemeriksaan dini oleh dokter Sp.KK/Sp.DVE akan membantu Anda memastikan penyebab keputihan secara akurat sekaligus menentukan terapi yang tepat.

Cegah Keputihan yang Berbahaya dengan Swab Vagina di DVX Medical!

Keputihan Anda tak kunjung membaik? Rasa gatal, bau tak sedap, dan nyeri saat kencing bisa menjadi tanda infeksi serius seperti IMS.

Kabar baiknya, risiko tersebut bisa dicegah dengan mendeteksi keputihan abnormal sejak awal, salah satunya dengan swab vagina. Di DVX Medical, prosedur swab vagina akan dilakukan secara akurat, cepat, dan priva, sehingga Anda bisa mengetahui penyebab pastinya dan segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Yuk, swab vagina ke DVX Medical sekarang!

Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi medis profesional. Untuk diagnosis dan pengobatan yang tepat, disarankan berkonsultasi langsung dengan dokter profesional.

Hubungi Klinik DVX Medical Jakarta Sekarang untuk Lakukan Pemeriksaan Oleh Dokter Spesialis Profesional!

Kunjungi DVX Medical Jakarta dan dapatkan Pemeriksaan yang tepat dan aman bersama dokter spesialis profesional. Jangan tunda pemeriksaan Anda, segera konsultasi sekarang agar penyakit terdeteksi lebih dini dan cepat ditangani!

Related Article

Tanda Awal Kanker Penis yang Sering Diabaikan Pria

Kanker penis adalah salah satu jenis kanker yang relatif jar...

Kapan Harus ke Dokter? Ini Tanda-Tanda Keputihan yang Perlu Diwaspadai

Keputihan adalah kondisi yang umum terjadi pada wanita dan b...

Keputihan sebagai Tanda Infeksi Menular Seksual (IMS), Apa yang Perlu Diketahui Wanita

Keputihan merupakan kondisi yang umum dialami oleh wanita da...

Chlamydia, Penyakit Menular Seksual yang Sering Terabaikan

Chlamydia adalah salah satu penyakit menular seksual (PMS) y...

Penyebab Kulit Kering dan Kusam yang Sering Diabaikan

Kulit yang kering dan kusam seringkali menjadi masalah yang ...

Send Message