Info Dermatitis Atopik

Share Via
Suntik Dupilumab (Dupixent): Terapi Eksim Sedang Hingga Berat
Sabtu, 25 Apr 2026

Jika kondisi kulit Anda semakin parah setelah berhenti memakai steroid, maka Anda tidak sendirian. Banyak pasien yang mengalami hal serupa setelah berhenti memakai steroid, yaitu kulit kemerahan, perih, gatal hebat, bahkan hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Bagaimana Cara Kerja Dupixent (Dupilumab) untuk Dermatitis Atopik?
Rabu, 03 Jun 2026

Selama bertahun-tahun, pengobatan dermatitis atopik berfokus pada menekan peradangan secara luas &mdash melalui steroid topikal, imunosupresan oral, atau fototerapi. Pendekatan ini efektif pada sebagian pasien, namun tidak menyentuh akar mekanisme penyakit. Dupixent (dupilumab) mengubah pendekatan tersebut secara fundamental.

Dupilumab untuk Dermatitis Atopik: Bagaimana Cara Kerjanya?
Rabu, 03 Jun 2026

Dupilumab memblokir jalur IL-4 dan IL-13 yang mendorong inflamasi dermatitis atopik. Pelajari cara kerja, cara pemberian, dan apa yang bisa diharapkan.

Apakah Anda Kandidat yang Tepat untuk Dupilumab (Dupixent®)?
Kamis, 04 Jun 2026

Artikel ini menjelaskan faktor-faktor klinis yang umumnya dipertimbangkan dokter spesialis saat mengevaluasi apakah dupilumab (Dupixent) sesuai untuk pasien tertentu. Kondisi ini dalam percakapan sehari-hari sering disebut sebagai eksim berat atau eksim yang sulit dikendalikan dengan terapi standar. Banyak pasien mulai mempertimbangkan terapi lanjutan ketika dermatitis atopik tetap tidak terkendali meski telah menggunakan terapi topikal secara optimal.

Efek Samping Dupilumab: Seberapa Sering dan Seberapa Serius?
Kamis, 04 Jun 2026

Imunosupresan sistemik seperti ciclosporin dan methotrexate menekan sistem imun secara luas, yang membawa risiko infeksi, toksisitas organ, dan memerlukan pemantauan laboratorium.