Jika kondisi kulit Anda semakin parah setelah berhenti memakai steroid, maka Anda tidak sendirian. Banyak pasien yang mengalami hal serupa setelah berhenti memakai steroid, yaitu kulit kemerahan, perih, gatal hebat, bahkan hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.
Info Dermatitis Atopik
Selama bertahun-tahun, pengobatan dermatitis atopik berfokus pada menekan peradangan secara luas &mdash melalui steroid topikal, imunosupresan oral, atau fototerapi. Pendekatan ini efektif pada sebagian pasien, namun tidak menyentuh akar mekanisme penyakit. Dupixent (dupilumab) mengubah pendekatan tersebut secara fundamental.
Dupilumab memblokir jalur IL-4 dan IL-13 yang mendorong inflamasi dermatitis atopik. Pelajari cara kerja, cara pemberian, dan apa yang bisa diharapkan.
Artikel ini menjelaskan faktor-faktor klinis yang umumnya dipertimbangkan dokter spesialis saat mengevaluasi apakah dupilumab (Dupixent) sesuai untuk pasien tertentu. Kondisi ini dalam percakapan sehari-hari sering disebut sebagai eksim berat atau eksim yang sulit dikendalikan dengan terapi standar. Banyak pasien mulai mempertimbangkan terapi lanjutan ketika dermatitis atopik tetap tidak terkendali meski telah menggunakan terapi topikal secara optimal.
Imunosupresan sistemik seperti ciclosporin dan methotrexate menekan sistem imun secara luas, yang membawa risiko infeksi, toksisitas organ, dan memerlukan pemantauan laboratorium.




