Ini adalah bagian yang paling penting untuk dipahami. Banyak orang bertanya, apakah cantengan bisa sembuh sendiri? Pada tahap awal yang sangat ringan, kadang kondisi bisa membaik dengan perawatan mandiri. Namun jika gejala sudah berkembang, cantengan yang tidak ditangani berisiko menimbulkan komplikasi serius, antara lain:
1. Infeksi Meluas (Selulitis)
Bakteri yang masuk melalui luka akibat kuku yang menusuk kulit dapat menyebar ke jaringan lunak di sekitarnya. Kondisi ini disebut selulitis, ditandai dengan kulit yang merah, bengkak, dan terasa panas. Tanpa penanganan antibiotik yang tepat, infeksi ini dapat menyebar lebih luas.
2. Terbentuknya Abses (Penumpukan Nanah)
Infeksi yang tidak tertangani dapat membentuk kantong nanah atau abses di bawah atau sekitar kuku. Cantengan bernanah seperti ini tidak cukup hanya diobati dengan obat-obatan oral, melainkan memerlukan tindakan drainase atau pengeluaran nanah oleh tenaga medis.
3. Infeksi Tulang (Osteomielitis)
Pada kasus yang sangat parah dan tidak mendapat penanganan dalam waktu lama, infeksi bisa menjangkau tulang jari kaki. Kondisi ini, yang dikenal sebagai osteomielitis, jauh lebih sulit untuk diobati dan dapat memerlukan perawatan jangka panjang bahkan tindakan bedah yang lebih kompleks.
4. Risiko Tinggi pada Penderita Diabetes
Penelitian dan jurnal secara khusus menekankan bahwa penderita diabetes harus lebih waspada terhadap cantengan. Sirkulasi darah yang buruk dan sistem imun yang melemah membuat infeksi jauh lebih sulit sembuh, dan dalam kasus ekstrem, komplikasi cantengan pada diabetesi bisa berujung pada amputasi. Jika Anda memiliki diabetes dan mengalami gejala cantengan apapun, segera konsultasikan ke dokter.