Waspadai Gejala Sifilis Sebelum Menyerang Otak di DVX Medical Surabaya
1 hari yang lalu

Waspadai Gejala Sifilis Sebelum Menyerang Otak di DVX Medical Surabaya

Sifilis bisa berkembang tanpa keluhan yang jelas. Luka pada tahap awal sering tidak terasa sakit dan dapat hilang sendiri. Setelah itu, seseorang bahkan bisa tidak mengalami gejala selama beberapa waktu. Kondisi ini membuat gejala sifilis sering terlambat dikenali.

World Health Organization (WHO) memperkirakan sekitar 8 juta orang berusia 15 sampai 49 tahun tertular sifilis pada 2022. Banyak kasus tidak menimbulkan gejala yang mudah dikenali. Tanpa pengobatan, infeksi dapat bertahan di dalam tubuh dan menimbulkan komplikasi serius, termasuk gangguan pada otak dan sistem saraf.

Gejala Sifilis Sering Tidak Disadari pada Tahap Awal

Sifilis adalah infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Penularan dapat terjadi melalui kontak langsung dengan luka sifilis saat aktivitas seksual. Salah satu gejala sifilis tahap awal adalah munculnya luka yang disebut chancre. Luka ini biasanya tidak terasa nyeri sehingga sering dianggap sebagai lecet biasa. Menurut Kementerian Kesehatan RI, gejala tahap awal dapat muncul sekitar 10 sampai 90 hari setelah seseorang terpapar. Luka dapat muncul di area kelamin, anus, atau mulut dan biasanya menghilang dalam waktu sekitar 3 sampai 6 minggu.

Luka yang menghilang bukan berarti infeksi sudah sembuh. Bakteri masih dapat berada di dalam tubuh jika belum mendapat pengobatan yang tepat. Gejala sifilis pada pria maupun gejala sifilis pada wanita pada dasarnya mengikuti tahapan penyakit yang sama. Perbedaannya, luka sifilis pada wanita terkadang muncul di bagian yang sulit terlihat, misalnya di dalam vagina. Luka di anus dan mulut juga bisa terlewat karena tidak selalu menimbulkan rasa sakit.

Risiko Sifilis Menyerang Otak dan Sistem Saraf

Infeksi sifilis dapat mengenai otak atau sistem saraf dan menyebabkan kondisi yang disebut neurosifilis. Neurosifilis tidak selalu menunggu sifilis masuk stadium tersier. Beberapa penelitian medis menjelaskan bahwa bakteri penyebab sifilis dapat mengenai sistem saraf pada berbagai tahap penyakit.

Masalah pada saraf bisa muncul beberapa bulan atau beberapa tahun setelah seseorang terinfeksi. Pada kasus lain, gangguan pada otak atau saraf baru muncul setelah infeksi berlangsung lama. Karena itu, sifilis menyerang otak bukan hanya risiko bagi orang yang sudah mengalami sifilis selama puluhan tahun. Pemeriksaan sejak dini membantu mendeteksi infeksi sebelum muncul komplikasi yang lebih sulit ditangani.

Waspadai Gejala Sifilis yang Mengarah pada Neurosifilis

Gejala neurosifilis dapat berbeda pada setiap orang. Beberapa gejala yang dapat muncul antara lain:

  • sakit kepala berat atau berkepanjangan
  • kelemahan pada bagian tubuh tertentu
  • kesulitan berjalan atau mengatur gerakan
  • sulit berkonsentrasi
  • kebingungan
  • perubahan perilaku
  • gangguan daya ingat

Pada kondisi tertentu, neurosifilis juga dapat menyebabkan kejang atau gangguan pada pembuluh darah otak. Menurut Kementerian Kesehatan RI, sifilis yang sudah mengenai sistem saraf dapat menyebabkan radang selaput otak, kelemahan atau kelumpuhan, serta gangguan daya pikir.

Keluhan seperti kelemahan tubuh secara mendadak, kejang, penurunan kesadaran, atau gejala menyerupai stroke membutuhkan penanganan medis segera.

Pemeriksaan untuk Mendeteksi Sifilis

Sifilis tidak bisa dipastikan hanya dari luka, ruam, atau gejala yang terlihat. Luka, ruam, atau keluhan lain dapat menyerupai penyakit kulit maupun infeksi lain. Dokter biasanya menyarankan tes darah untuk membantu memastikan diagnosis. Pemeriksaan dapat menggunakan tes seperti VDRL atau RPR, kemudian dilanjutkan dengan tes lain sebagai konfirmasi bila diperlukan.

Jika pasien memiliki gejala yang mengarah pada gangguan saraf, dokter dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pada kasus tertentu, dokter dapat memeriksa cairan dari area sekitar otak dan sumsum tulang belakang untuk memastikan ada tidaknya neurosifilis. Bagi yang mengalami gejala atau memiliki riwayat hubungan seksual berisiko, tes sifilis di dapat menjadi langkah awal untuk memastikan kondisi.

Pengobatan Sifilis Bisa Sembuh Jika Ditangani Sejak Dini

Sifilis dapat disembuhkan dengan antibiotik yang tepat. WHO dan CDC menyebut penisilin sebagai pengobatan utama untuk sifilis. Obat dan lama pengobatan akan disesuaikan dengan tahap sifilis dan kondisi masing-masing pasien. Penanganan untuk sifilis tahap awal dapat berbeda dengan pengobatan ketika infeksi sudah mengenai sistem saraf.

Karena itu, penggunaan antibiotik tanpa pemeriksaan dokter sebaiknya dihindari. Pengobatan yang tidak sesuai dapat membuat penanganan menjadi kurang optimal. Setelah terapi, dokter juga dapat menyarankan pemeriksaan ulang untuk melihat respons tubuh terhadap pengobatan. Pasangan seksual mungkin perlu menjalani pemeriksaan agar penularan berulang dapat dicegah.

Tangani Gejala Sifilis Sejak Dini Bersama DVX Medical Surabaya

Luka, ruam, atau keluhan di area kelamin setelah hubungan seksual berisiko sebaiknya tidak diabaikan. Namun, menunggu gejala hilang tanpa pemeriksaan bukan pilihan yang aman karena sifilis dapat tetap berada di dalam tubuh meskipun keluhan mereda.

DVX Medical melayani konsultasi dan pemeriksaan terkait penyakit kulit, kelamin, serta infeksi menular seksual. Pemeriksaan dilakukan dengan dukungan dokter spesialis Sp.KK atau Sp.DVE yang dapat menilai gejala, riwayat risiko, serta kebutuhan tes laboratorium sesuai kondisi pasien. Kami juga menyediakan pemeriksaan sifilis menggunakan sampel darah. Proses konsultasi dilakukan dengan memperhatikan kenyamanan serta kerahasiaan pasien.

Jika mengalami gejala sifilis atau memiliki riwayat hubungan seksual berisiko, pemeriksaan lebih awal dapat membantu menentukan diagnosis dan terapi yang sesuai. Penanganan sejak dini juga membantu menurunkan risiko komplikasi seperti neurosifilis serta mengurangi risiko penularan kepada pasangan.

  • DVX Medical Jakarta

Jl. Hang Lekir 2 No. 15B, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, DKI Jakarta
0822-6161-4215 (WhatsApp)

  • DVX Medical Surabaya

Jl. Dharmahusada Indah Bar. No.181, Gubeng, Surabaya, Jawa Timur
0812-1647-4538 (WhatsApp)

1. Gejala sifilis tahap awal muncul berapa lama setelah tertular?
Gejala sifilis primer dapat muncul sekitar 10 sampai 90 hari setelah paparan. Tanda yang paling khas adalah luka yang biasanya tidak terasa sakit.

2. Luka sifilis yang sudah hilang berarti infeksi sudah sembuh?
Belum tentu. Luka dapat hilang dengan sendirinya, tetapi bakteri masih bisa berada di dalam tubuh jika belum mendapat pengobatan.

3. Neurosifilis hanya terjadi pada sifilis stadium tersier?
Tidak. Penelitian medis menjelaskan bahwa sifilis dapat mengenai sistem saraf pada berbagai tahap penyakit.

4. Gejala neurosifilis meliputi apa saja?
Keluhannya dapat berupa sakit kepala berat, kelemahan tubuh, gangguan gerakan, kebingungan, perubahan perilaku, sulit berkonsentrasi, atau gangguan daya ingat.

5. Sifilis masih bisa disembuhkan setelah hasil tes positif?
Bisa. Sifilis dapat disembuhkan dengan antibiotik yang tepat. Jenis dan lama pengobatan perlu disesuaikan dengan tahap penyakit serta kondisi pasien.

Referensi

  1. World Health Organization. “Syphilis.” 2025.
  2. Centers for Disease Control and Prevention. “About Syphilis.” 2025.
  3. Centers for Disease Control and Prevention. “Syphilis: STI Treatment Guidelines.” 2024.
  4. Centers for Disease Control and Prevention. “Neurosyphilis, Ocular Syphilis, & Otosyphilis.” 2024.
  5. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. “Neurosifilis.” 2022.
  6. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. “Sifilis.” 2023.
  7. DVX Medical. “Pemeriksaan Sifilis dan HIV.” Diakses 2026.
  8. DVX Medical. “Spesialis Infeksi Menular Seksual dan Penyakit Kelamin DVX Medical Jakarta & Surabaya.” Diakses 2026.
Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi medis profesional. Untuk diagnosis dan penanganan yang tepat, periksakan keluhan ke dokter spesialis kulit dan kelamin di DVX Medical Surabaya.

Hubungi Klinik DVX Medical Sekarang untuk Lakukan Pemeriksaan Oleh Dokter Spesialis Profesional!

Kunjungi DVX Medical dan dapatkan Pemeriksaan yang tepat dan aman bersama dokter spesialis profesional. Jangan tunda pemeriksaan Anda, segera konsultasi sekarang agar penyakit terdeteksi lebih dini dan cepat ditangani!