Peradangan kulit dermatitis seboroik disebabkan oleh kombinasi produksi minyak berlebih dan pertumbuhan jamur Malassezia pada kulit, terutama di area kulit kepala, wajah, dan lipatan tubuh. Berbeda dengan ketombe biasa yang cenderung ringan dan hanya berupa serpihan kulit mati tanpa peradangan berat, dermatitis seboroik sering disertai kemerahan, rasa gatal, serta sisik berminyak yang lebih tebal dan kekuningan. Faktor seperti stres, perubahan hormon, cuaca, serta kondisi sistem imun juga dapat memicu atau memperparah kondisi ini sehingga membutuhkan penanganan yang lebih tepat dibanding ketombe biasa.