Pola sisik, area yang terdampak, dan respons terhadap pendekatan awal dapat membantu membedakan kedua kondisi, meskipun keduanya dapat tumpang tindih.
Dermatitis seboroik, salah satu penyebab umum dari apa yang sering disebut ketombe, dan psoriasis kulit kepala memiliki beberapa perbedaan konseptual, termasuk karakter sisik, pola distribusi pada kulit kepala, dan bagaimana keduanya merespons pendekatan perawatan awal.
Pada sebagian pasien, dermatitis seboroik cenderung tampak lebih berminyak dan melibatkan area seperti alis atau lipatan wajah, sementara psoriasis sering membentuk plak yang lebih tegas dan dapat melampaui garis rambut.
Namun perbedaan ini tidak selalu jelas pada setiap kasus, dan kedua kondisi ini bahkan dapat muncul bersamaan pada satu individu.