Ketombe adalah kondisi yang umum, tetapi bukan satu-satunya penyebab kulit kepala yang bersisik dan gatal. Dermatitis atopik, dermatitis seboroik, psoriasis kulit kepala, dan beberapa kondisi lain bisa menghasilkan gambaran yang sangat mirip dari luar.
Perbedaan pentingnya bukan pada tampilan sisik itu sendiri, melainkan pada apa yang menyebabkannya. Ketombe berkaitan erat dengan keseimbangan kulit dan respons terhadap Malassezia serta faktor lingkungan tertentu. Dermatitis atopik berkaitan dengan gangguan lapisan pelindung kulit dan reaktivitas imun yang lebih tinggi.
Karena kedua kondisi sama-sama bisa menghasilkan sisik dan gatal, banyak pasien dengan dermatitis atopik di kulit kepala menjalani berbulan-bulan dalam siklus sampo yang tidak pernah benar-benar menyelesaikan masalah.
Gatal yang lebih intens dari ketombe biasa, gejala yang muncul di area garis rambut atau belakang telinga, dan tidak adanya respons terhadap sampo antiketombe adalah kombinasi petunjuk yang perlu diperhatikan.
Baca Juga: Gejala Dermatitis Atopik yang Perlu Dikenali