Efek samping kortikosteroid topikal bukan seperti tombol yang menyala begitu produk dioles. Mereka bergantung pada kombinasi faktor yang bekerja bersama.
Potensi adalah faktor pertama. Kortikosteroid topikal tersedia dalam banyak kelas potensi dari sangat lemah hingga sangat kuat. Potensi yang lebih tinggi lebih efektif untuk kondisi yang lebih berat, tapi juga membawa risiko efek samping yang lebih besar jika digunakan di area yang salah atau terlalu lama.
Lokasi adalah faktor kedua. Kulit di wajah, leher, lipatan, area genital, dan kelopak mata jauh lebih tipis dan lebih rentan terhadap efek samping dari potensi tertentu dibanding kulit tebal di telapak tangan atau kaki. Potensi yang aman untuk satu lokasi bisa berisiko di lokasi lain.
Durasi dan frekuensi adalah faktor ketiga. Penggunaan terus-menerus tanpa jeda pada area yang sama dalam jangka panjang adalah kondisi yang paling berisiko. Penggunaan intermiten yang terstruktur berbeda secara fundamental.
Risiko kortikosteroid topikal bukan satu angka tetap. Ia adalah fungsi dari potensi yang digunakan, lokasi penggunaan, dan durasi serta frekuensi. Mengubah satu faktor bisa mengubah profil risiko secara bermakna.
Ketiga faktor ini adalah yang menjelaskan mengapa penggunaan yang sama persis di dua pasien yang berbeda bisa menghasilkan outcome yang berbeda.