Selain kondisi normal, beberapa jenis bintik pada penis dapat menjadi tanda infeksi kulit atau penyakit menular seksual. Kondisi ini biasanya disertai gejala tambahan seperti nyeri, luka, gatal, atau perubahan pada kulit.
Molluscum Contagiosum
Molluscum contagiosum merupakan infeksi kulit yang disebabkan oleh virus poxvirus. Infeksi ini dapat menyebabkan munculnya bintik kecil berbentuk bulat dengan cekungan di bagian tengah.
Bintik biasanya berwarna seperti kulit, putih, atau merah muda. Lesi dapat muncul pada area genital dan dapat menyebar melalui kontak kulit langsung, termasuk hubungan seksual.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), molluscum contagiosum dapat menyebar dari satu bagian tubuh ke bagian lain jika lesi digaruk atau mengalami iritasi.
Herpes Genital
Herpes genital adalah infeksi menular seksual yang disebabkan oleh virus herpes simplex (HSV). Kondisi ini dapat menyebabkan munculnya lepuhan kecil berisi cairan pada penis.
Lepuhan tersebut dapat pecah dan berkembang menjadi luka yang terasa nyeri atau perih. Selain bintik atau lepuhan, penderita herpes genital juga dapat mengalami gejala lain seperti rasa terbakar saat buang air kecil dan pembengkakan kelenjar di selangkangan.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), herpes genital merupakan salah satu infeksi menular seksual yang cukup umum terjadi secara global.
Sifilis
Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Pada tahap awal infeksi, sifilis dapat menyebabkan
munculnya luka kecil pada penis yang dikenal sebagai chancre.
Luka ini biasanya tidak terasa nyeri sehingga sering tidak disadari oleh penderitanya. Meskipun demikian, sifilis sangat menular melalui kontak seksual dan memerlukan pengobatan dengan antibiotik.
WHO menyatakan bahwa diagnosis dan pengobatan sifilis secara dini sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.