DVX Surabaya

Senin. selasa. jumat 12.00-21.00 | Rabu. kamis. sabtu 11.00-18.00

DVX Jakarta

Senin - jumat 11.00-19.00 | Sabtu 10.00-15.00

Salep atau Suntik Steroid Tidak Berhasil: Apa Langkah Selanjutnya?

Salep atau Suntik Steroid Tidak Berhasil: Apa Langkah Selanjutnya?

18 jam yang lalu

Bila terapi topikal atau suntik intralesi belum memberikan hasil yang diharapkan, pengobatan alopecia areata perlu dievaluasi kembali. Respons terhadap terapi dipengaruhi oleh luas dan aktivitas alopecia areata, durasi kerontokan, serta respons terhadap pengobatan sebelumnya. Pilihan pengobatan berikutnya, termasuk terapi sistemik, ditentukan berdasarkan kondisi tersebut, bukan berdasarkan jumlah terapi yang telah dicoba. Evaluasi klinis diperlukan untuk menentukan pendekatan yang sesuai.

Apa Artinya Bila Terapi Awal Belum Memberikan Hasil?

Respons terhadap terapi topikal atau suntik intralesi dipengaruhi oleh luas dan aktivitas alopecia areata saat terapi dimulai, serta durasi kerontokan. Bila hasil belum sesuai harapan, kondisi perlu dinilai kembali untuk menentukan apakah pendekatan pengobatan perlu disesuaikan.

Terapi topikal dan suntik intralesi tetap memiliki peran, terutama pada keterlibatan yang terbatas. Kondisi alopecia areata dapat berubah sejak pemeriksaan pertama, sehingga penilaian ulang diperlukan dengan informasi yang lebih lengkap.

Apa Pilihan Pengobatan Setelah Terapi Setempat Belum Memberikan Hasil yang Diharapkan?

Terdapat beberapa pilihan pengobatan yang dapat dipertimbangkan setelah terapi setempat belum memberikan hasil yang diharapkan.

  • Terapi setempat pada area yang terlibat, meliputi salep, suntik intralesi, atau imunoterapi topikal. Dipertimbangkan bila keterlibatan masih terbatas pada satu atau beberapa area.
  • Terapi sistemik bekerja pada sistem imun secara lebih luas dan dapat diberikan dalam bentuk obat minum. Dipertimbangkan bila keterlibatan lebih luas atau kondisi tetap aktif meski telah diterapi secara setempat.

Pemilihan pendekatan ditentukan berdasarkan kondisi alopecia areata saat ini, bukan berdasarkan seberapa baru suatu terapi diperkenalkan.

Apakah Terdapat Obat Sistemik untuk Alopecia Areata?

Alopecia areata terjadi akibat sistem imun menyerang folikel rambut. Salah satu kelompok obat sistemik, disebut penghambat Janus kinase, menghambat sinyal tertentu dalam sistem imun yang berperan dalam proses ini. Dua pilihan dalam golongan ini adalah baricitinib (Unamity/Olumiant) dan upadacitinib (Rinvoq).

Terapi ini memerlukan pemantauan berkala karena berkaitan dengan potensi efek samping. Bila terapi dihentikan, kerontokan dapat kembali muncul, sehingga penggunaannya merupakan keputusan jangka panjang. Apa yanKg realkistis diharapkan dari pengobatan alopecia areata perlu dibahas sebelum terapi ini dimulai.

Status Persetujuan ObatKelompok obat minum ini disebut penghambat Janus kinase. Di Amerika Serikat, baricitinib (Olumiant) disetujui sejak 2022 untuk alopecia areata berat pada dewasa. Uni Eropa turut menyetujui baricitinib, dan pada 2026 juga menyetujui upadacitinib (Rinvoq) untuk dewasa dan remaja. Di Indonesia, baricitinib (Unamity) telah disetujui BPOM untuk indikasi yang sama pada 03/07/2023.[CATATAN PRODUKSI — status upadacitinib di Indonesia belum dikonfirmasi, tetap PLACEHOLDER. Ketersediaan resep di DVX Medical untuk kedua obat perlu diverifikasi terpisah dari status izin edar sebelum dinyatakan di halaman ini.]

Apakah Semua Terapi Harus Dicoba Secara Berurutan?

Tidak terdapat urutan baku yang harus dilalui setiap pasien. Sebagaimana dijelaskan pada pembahasan mengenai jenis dan luas keterlibatan kondisi, penilaian jenis dan luas bukan tangga yang harus dinaiki bertahap, melainkan dasar untuk menentukan pendekatan yang sesuai sejak awal.

Pada kondisi yang sudah luas dan aktif sejak awal, menunda terapi yang sesuai dapat memperpanjang periode penyakit yang tidak terkontrol. Keterlibatan yang terbatas tidak dengan sendirinya memerlukan terapi sistemik.

Apa yang Dinilai Saat Evaluasi untuk Menentukan Pengobatan Selanjutnya?

Evaluasi mencakup penelusuran terapi yang telah dijalani beserta hasilnya, serta pemeriksaan kulit kepala secara langsung untuk menilai luas dan aktivitas kondisi saat ini.

Evaluasi juga mencakup dampak kondisi terhadap keseharian pasien, riwayat kesehatan lain, dan kesiapan menjalani pemantauan berkala bila terapi sistemik dipertimbangkan. Hasil evaluasi menjadi dasar bagaimana pilihan terapi ditentukan untuk masing-masing pasien, bukan sekadar formalitas sebelum terapi diberikan.

FAQ

Tim dokter spesialis kulit dan kelamin DVX Medical, dengan dr. Christopher Toshihiro Wirya, Sp.DVE sebagai pemimpin klinis, menangani evaluasi alopecia areata di Jakarta Selatan dan Surabaya.

Hubungi Klinik DVX Medical Sekarang untuk Dapatkan Pengobatan dan Konsultasi Alopecia Areata Oleh Dokter Spesialis Profesional!

Kunjungi DVX Medical Jakarta atau Surabaya dan dapatkan Pemeriksaan yang tepat dan aman bersama dokter spesialis profesional. Jangan tunda pemeriksaan Anda, segera konsultasi sekarang agar penyakit terdeteksi lebih dini dan cepat ditangani!

Related Article

Apakah Krim atau Salep Steroid Berbahaya untuk Kulit?

Kortikosteroid topikal adalah salah satu terapi paling banya...

Jika Dupilumab Tidak Berhasil: Apa yang Bisa Dilakukan?

Dupilumab (Dupixent®) memang tidak memberikan hasil yang sam...

Kortikosteroid Topikal untuk Psoriasis: Aman atau Tidak?

Kortikosteroid topikal adalah salah satu pengobatan psoriasi...

Apa Itu Topical Steroid Withdrawal dan Mengapa Bisa Terjadi?

Krim atau salep steroid topikal sering digunakan untuk memba...

Jika Biologik Psoriasis Tidak Berhasil: Apa yang Perlu Dipahami?

Ketika seseorang mencari frasa "biologik tidak berhasil&...