1. Apakah luka sifilis selalu tidak terasa sakit?
Tidak selalu. CDC mencatat bahwa luka sifilis primer secara klasik tidak nyeri, tetapi lesinya juga bisa muncul lebih dari satu, tidak khas, atau terasa nyeri. Karena itu, ada atau tidaknya rasa sakit tidak cukup untuk memastikan diagnosis.
2. Apakah luka sifilis bisa sembuh sendiri?
Ya. Chancre pada sifilis primer bisa menghilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu. Namun, hilangnya luka bukan berarti infeksi sudah hilang dari tubuh. Sifilis yang terkonfirmasi tetap membutuhkan terapi medis.
3. Berapa lama setelah tertular sifilis luka bisa muncul?
Luka sifilis primer sering muncul sekitar tiga minggu setelah paparan, meskipun waktu kemunculannya bisa berbeda pada setiap orang. CDC mencatat masa inkubasi sifilis primer berada dalam rentang yang cukup luas sehingga waktu paparan perlu dinilai bersama riwayat dan pemeriksaan.
4. Apakah luka lecet setelah berhubungan seksual pasti sifilis?
Tidak. Gesekan atau trauma ringan saat berhubungan seksual juga bisa menimbulkan luka. Namun, luka yang tidak biasa, tidak kunjung membaik, muncul tanpa penyebab jelas, atau terjadi setelah aktivitas seksual berisiko sebaiknya diperiksa oleh dokter.
5. Tes apa yang digunakan untuk mengetahui sifilis?
Dokter biasanya menggunakan pemeriksaan serologi berupa tes nontreponemal seperti RPR atau VDRL bersama tes treponemal. Hasil kedua jenis pemeriksaan tersebut perlu ditafsirkan sesuai riwayat dan kondisi pasien.
6. Apakah sifilis bisa muncul tanpa gejala lain?
Bisa. Sebagian orang tidak menyadari adanya luka awal karena ukurannya kecil, tidak nyeri, atau berada di lokasi yang sulit terlihat. Pada fase laten, sifilis juga bisa berlangsung tanpa tanda atau gejala yang terlihat.
7. Kapan sebaiknya segera berkonsultasi?
Sebaiknya periksa bila muncul luka genital tanpa penyebab jelas, terutama setelah hubungan seksual berisiko. Pemeriksaan juga penting bila luka disertai ruam pada telapak tangan atau kaki, pembesaran kelenjar getah bening, atau pasangan diketahui mengalami infeksi menular seksual.