Gatal di area kelamin yang muncul setelah berhubungan seksua...
Gatal di Tangan dan Jari: Apakah Selalu Karena Eksim?
Gatal di tangan dan jari sering dikaitkan dengan eksim. Hal ini wajar karena eksim memang kerap membuat kulit kering, merah, bersisik, dan gatal.
Namun, eksim bukan satu-satunya penyebab. Dermatitis kontak, infeksi jamur, skabies, dan psoriasis juga bisa memberi keluhan serupa.
Karena beberapa penyakit kulit tampak mirip, sebaiknya jangan menebak penyebab hanya dari bentuk ruam. Dokter biasanya melihat lokasi ruam, pola keluhan, riwayat kontak dengan bahan tertentu, alergi, serta gejala lain untuk mencari penyebabnya.
Apakah Gatal di Tangan dan Jari Selalu Menandakan Eksim?
Tidak. Eksim memang sering menjadi penyebab gatal pada tangan, tetapi beberapa penyakit kulit lain juga bisa menimbulkan keluhan yang sama.
Salah satunya ialah eksim tangan atau hand eczema.
Menurut American Academy of Dermatology (AAD), eksim tangan bisa membuat kulit kering, pecah-pecah, bersisik, gatal, terasa terbakar, atau muncul lepuhan kecil.
Namun, gejala tersebut juga bisa muncul pada dermatitis kontak atau infeksi jamur. Karena itu, rasa gatal saja belum cukup untuk memastikan penyebabnya.
Eksim Dishidrotik Bisa Muncul di Jari
Eksim dishidrotik sering muncul pada telapak dan sisi jari.
AAD menjelaskan bahwa kondisi ini biasanya berupa lepuhan kecil berisi cairan dan terasa sangat gatal. Sebagian orang juga merasa panas, perih, atau seperti tertusuk sebelum lepuhan muncul.
Meski begitu, lepuhan kecil pada jari tidak selalu berarti eksim dishidrotik. Penyakit kulit lain juga bisa tampak serupa.
2. Dermatitis Kontak
Dermatitis kontak terjadi saat kulit bereaksi terhadap bahan yang menyentuhnya. Ada dua jenis utama, yaitu dermatitis kontak iritan dan dermatitis kontak alergi.
Dermatitis kontak iritan muncul saat bahan tertentu merusak lapisan pelindung kulit. Sabun, deterjen, cairan pembersih, pelarut, dan air yang terlalu sering mengenai kulit termasuk pemicu umum.
Sementara itu, dermatitis kontak alergi muncul saat sistem imun bereaksi terhadap bahan tertentu. Nikel, pewangi, bahan pengawet kosmetik, atau bahan pada sarung tangan bisa menjadi pencetus.
Menurut NHS, dermatitis kontak sering mengenai tangan dan bisa membuat kulit gatal, kering, pecah-pecah, merah, atau melepuh.
Riwayat aktivitas sehari-hari sering memberi petunjuk. Misalnya, ruam muncul setelah memakai produk tertentu atau membaik saat tidak bekerja selama beberapa hari.
4. Skabies
Skabies juga bisa menyebabkan gatal di tangan dan jari, terutama pada sela jari dan pergelangan tangan. Penyebabnya adalah tungau Sarcoptes scabiei var. hominis.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), skabies biasanya menimbulkan gatal hebat yang sering lebih berat pada malam hari. Ruam berupa bintil kecil juga sering muncul. Sela jari termasuk area yang kerap terkena.
Dokter biasanya juga akan menanyakan apakah orang serumah atau orang dengan kontak kulit erat mengalami gatal serupa. Meski ciri tersebut bisa mengarah ke skabies, dermatitis dan penyakit kulit lain tetap bisa tampak mirip.




