Selasa, 15 Sep 2026

Kapan Usia Ideal untuk Melakukan Vaksin HPV?

Banyak orang baru mencari informasi tentang vaksin HPV saat sudah dewasa atau menikah. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah apakah vaksin masih berguna jika tidak diberikan sejak remaja.

Mengetahui usia ideal vaksin HPV membantu menentukan kapan perlindungan sebaiknya dimulai. Vaksin HPV bekerja paling baik sebelum seseorang terpapar Human Papillomavirus (HPV). Orang dewasa juga masih bisa mempertimbangkan vaksin HPV setelah berkonsultasi dengan dokter.

HPV perlu diwaspadai karena beberapa tipenya dapat menyebabkan kanker serviks dan penyakit lain. WHO memperkirakan terdapat sekitar 604.000 kasus baru kanker serviks dan 280.000 kematian akibat penyakit ini di dunia. Hampir semua kasus kanker serviks berkaitan dengan infeksi HPV yang berlangsung dalam jangka panjang.

Usia Ideal Vaksin HPV, Kapan Waktu Terbaik Mendapatkannya?

Secara umum, usia ideal vaksin HPV adalah saat anak memasuki masa remaja awal. WHO memprioritaskan vaksinasi pada usia 9 sampai 14 tahun. Selain itu direkomendasikan juga vaksinasi rutin pada usia 11 sampai 12 tahun dan menyebut vaksin dapat dimulai sejak usia 9 tahun. Bagi yang belum mendapat vaksin saat remaja, catch-up vaccination masih direkomendasikan sampai usia 26 tahun.

Penelitian di Swedia yang melibatkan hampir 1,7 juta perempuan juga menunjukkan manfaat vaksinasi sejak usia muda. Hasil penelitian menunjukkan kejadian kanker serviks turun hampir 90% pada perempuan yang mendapat vaksin sebelum usia 17 tahun dibandingkan mereka yang tidak divaksinasi. Data tersebut menunjukkan bahwa vaksin HPV sebaiknya diberikan sejak usia yang direkomendasikan, tanpa perlu menunggu hingga dewasa.

Jadwal dan Jumlah Dosis Vaksin HPV Berdasarkan Kelompok Usia

Jadwal vaksin HPV dapat berbeda pada setiap orang. Penentuannya bergantung pada usia saat mulai vaksin, kondisi kesehatan, dan jenis vaksin yang digunakan. Menurut berbagai penelitian kesehatan, orang yang memulai vaksin sebelum usia 15 tahun umumnya mendapat dua dosis. Dosis kedua diberikan sekitar 6 sampai 12 bulan setelah dosis pertama.

Jika vaksinasi baru dimulai pada usia 15 sampai 26 tahun, umumnya diperlukan tiga dosis dengan jadwal bulan ke-0, 1 sampai 2, dan bulan ke-6. Kondisi tertentu yang memengaruhi sistem imun juga dapat membuat jadwal vaksin berbeda.

Di Indonesia, program vaksinasi HPV juga mengikuti kebijakan Kementerian Kesehatan pada kelompok usia sasaran tertentu. Karena itu, jumlah dosis yang dibutuhkan sebaiknya dikonfirmasi langsung dengan dokter atau fasilitas kesehatan.

Vaksin HPV Membantu Mencegah Kanker Serviks dan Penyakit Akibat HPV

Vaksin HPV juga membantu mencegah penyakit lain, bukan hanya kanker serviks. Beberapa tipe HPV juga dapat menyebabkan kanker anus, penis, vulva, vagina, tenggorokan, serta kutil kelamin.

WHO menyebut HPV tipe 16 dan 18 menyebabkan sekitar 76% kasus kanker serviks. Karena itu, vaksinasi menjadi salah satu langkah utama dalam upaya menekan kasus kanker serviks di dunia. WHO menargetkan 90% anak perempuan telah mendapat vaksin HPV secara lengkap sebelum usia 15 tahun.

Meski sudah divaksin, perempuan tetap perlu menjalani skrining kanker serviks sesuai usia dan rekomendasi dokter. Vaksinasi membantu mencegah infeksi, sedangkan skrining membantu menemukan perubahan pada leher rahim sejak dini.

Lindungi Diri Lebih Awal dengan Vaksinasi HPV di DVX Medical

Masih ragu mengenai umur vaksin HPV, jumlah dosis, atau apakah vaksin masih dibutuhkan setelah menikah? Konsultasi dengan dokter dapat membantu menentukan pilihan berdasarkan usia, riwayat vaksinasi, dan kondisi kesehatan.

DVX Medical memiliki layanan kesehatan kulit dan kelamin di Jakarta dan Surabaya, termasuk layanan vaksinasi. Pemeriksaan dan konsultasi didukung dokter spesialis Dermatologi dan Venereologi dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kondisi pasien.

Sebelum melakukan vaksinasi, pasien dapat berkonsultasi untuk mengetahui apakah vaksin HPV masih diperlukan, jumlah dosis yang sesuai, serta jadwal pemberiannya. Hubungi DVX Medical lebih dahulu untuk memastikan jadwal dokter dan ketersediaan vaksin.

  • DVX Medical Jakarta

Jl. Hang Lekir 2 No. 15B, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, DKI Jakarta
0822-6161-4215 (WhatsApp)

  • DVX Medical Surabaya

Jl. Dharmahusada Indah Bar. No.181, Gubeng, Surabaya, Jawa Timur
0812-1647-4538 (WhatsApp)

Related Article

Kapan Waktu Ideal Melakukan Skrining IMS?

Banyak orang masih bingung kapan waktu ideal melakukan skrin...

Kapan Waktu yang Tepat untuk Melakukan Pap Smear?

Pernah dengar soal Pap Smear tapi masih ragu kapan harus mul...

Pimekrolimus untuk Eksim: Kapan Digunakan?

Pimekrolimus topikal (misalnya Elidel®) adalah obat golongan...

Kapan JAK Inhibitor Dipertimbangkan untuk Dermatitis Atopik?

Sebagian besar pasien dermatitis atopik tidak pernah memerlu...

Excimer Laser untuk Eksim yang Membandel: Kapan Dipertimbangkan?

Artikel ini menjelaskan mengapa satu area bisa tetap memband...