Pimekrolimus memiliki profil efek samping yang serupa dengan tacrolimus, tetapi dengan beberapa perbedaan klinis yang relevan untuk keputusan pemilihan obat.
Rasa Perih atau Terbakar di Awal Penggunaan
Rasa perih atau terbakar di area aplikasi adalah efek samping yang paling umum pada pimekrolimus, terutama pada awal penggunaan. Rasa perih ini umumnya lebih ringan dibandingkan tacrolimus, menjadikannya pilihan yang lebih dapat ditoleransi bagi pasien yang sebelumnya menghentikan tacrolimus karena sensasi terbakar.
Seperti pada tacrolimus, rasa perih bukan tanda bahaya dan bukan reaksi alergi pada sebagian besar kasus. Sensasi ini umumnya berkurang dalam hari-hari pertama hingga minggu pertama penggunaan seiring kulit beradaptasi dan fungsi sawar kulit membaik.
Jika rasa perih sangat intens atau tidak berkurang setelah beberapa minggu, diskusikan dengan dokter spesialis yang menangani.
Efek Samping Lain yang Perlu Diketahui
- Infeksi kulit lokal: seperti tacrolimus, pimekrolimus menekan respons imun lokal sehingga kulit yang diobati lebih rentan terhadap infeksi tertentu jika ada ekskoriasi atau luka terbuka
- Sensitivitas terhadap sinar matahari: beberapa pasien melaporkan peningkatan sensitivitas di area aplikasi; penggunaan tabir surya dianjurkan
- Iritasi lokal ringan: kemerahan sementara di area aplikasi dapat terjadi pada awal penggunaan.