1. Apakah Tenof EM bisa merusak ginjal jika digunakan lama?
Pada sebagian pengguna, kandungan TDF dapat memengaruhi fungsi ginjal. Namun, perubahan yang terjadi umumnya ringan. Pemeriksaan rutin membantu dokter mengetahui apakah fungsi ginjal tetap aman selama menggunakan PrEP.
2. Apakah Tenof EM bisa membuat tulang rapuh?
TDF dapat menyebabkan sedikit penurunan kepadatan tulang pada sebagian pengguna. Namun, hal ini tidak berarti setiap pengguna akan mengalami osteoporosis atau patah tulang.
3. Apakah Descovy lebih baik untuk ginjal dan tulang?
Pada studi DISCOVER, PrEP berbasis TAF menunjukkan hasil pemeriksaan ginjal dan tulang yang lebih baik dibandingkan TDF pada kelompok yang diteliti. Meski begitu, Descovy tidak selalu menjadi pilihan terbaik untuk semua orang.
4. Apakah pengguna Tenof EM harus pindah ke TAF setelah beberapa tahun?
Tidak. Lama penggunaan bukan satu-satunya alasan untuk mengganti PrEP. Dokter perlu melihat fungsi ginjal, kondisi tulang, riwayat penggunaan PrEP, jenis risiko HIV, serta kondisi kesehatan lainnya.
5. Seberapa sering fungsi ginjal perlu diperiksa?
Jadwal pemeriksaan berbeda pada setiap orang. Pada kelompok tertentu, CDC merekomendasikan pemeriksaan fungsi ginjal setidaknya setiap enam bulan. Dokter dapat menyarankan jadwal yang lebih sering jika terdapat faktor risiko tertentu.