Rabu, 10 Jun 2026

Apakah Eksim Menular ke Orang Lain?

Orang yang pertama kali melihat eksim sering bereaksi dengan kekhawatiran: apakah ini menular? Pertanyaan itu wajar karena eksim secara visual bisa menyerupai kondisi kulit yang memang menular. Tapi eksim dan penyakit kulit menular adalah dua hal yang sangat berbeda. Artikel ini menjawab pertanyaan tersebut dan menjelaskan mengapa kekhawatiran tentang penularan sangat umum meskipun tidak berdasar.

Mengapa Beberapa Anggota Keluarga Sama-Sama Mengalami Eksim?

Ini adalah pertanyaan yang paling penting dalam artikel ini, dan paling sering tidak dijawab dengan baik.

Banyak pasien dan keluarganya melihat pola bahwa eksim ada di beberapa anggota keluarga, lalu menyimpulkan bahwa kondisi itu menular di antara mereka. Logika itu terasa masuk akal tapi tidak mencerminkan apa yang sebenarnya terjadi.

Dermatitis atopik memiliki komponen genetik yang sangat kuat. Kecenderungan untuk mengalami kondisi atopik, termasuk eksim, asma, dan rinitis alergi, diturunkan dalam keluarga. Jika seorang anak mengalami eksim, kemungkinan salah satu atau kedua orang tuanya memiliki riwayat kondisi atopik menjadi lebih tinggi. Ini bukan karena anak tertular dari orang tua. Ini karena mereka mewarisi kecenderungan biologis yang sama.

Ketika beberapa anggota keluarga mengalami eksim, itu mencerminkan kesamaan genetik, bukan rantai penularan dari satu orang ke orang berikutnya.

Pola ini sangat berbeda dari bagaimana penyakit menular bekerja. Dalam penyakit menular, ada agen infeksi yang berpindah dari satu orang ke orang lain. Dalam dermatitis atopik, setiap orang yang mengalaminya mengembangkan kondisi tersebut secara independen karena predisposisi genetik mereka sendiri.

Apakah Kontak Sehari-hari Bisa Menularkan Eksim?

Tidak. Kontak fisik dalam kehidupan sehari-hari tidak menularkan dermatitis atopik.

Memeluk anak dengan eksim, tidur sekamar, berbagi handuk, menggunakan peralatan makan bersama, atau menghabiskan waktu berdekatan tidak meningkatkan risiko seseorang terkena eksim.

Ini berlaku untuk semua bentuk kontak biasa dalam kehidupan rumah tangga. Orang tua tidak perlu membatasi kontak fisik dengan anak yang memiliki eksim karena khawatir akan menularkannya ke anggota keluarga lain. Pasangan tidak perlu menghindari sentuhan fisik karena alasan yang sama.

Kontak fisik yang hangat dan normal dalam kehidupan sehari-hari tidak membawa risiko penularan dermatitis atopik. Batasan kontak bukan sesuatu yang direkomendasikan karena kondisi ini.

Baca juga: Dermatitis Atopik vs Dermatitis Kontak

Hubungi Klinik DVX Medical Sekarang untuk Dapatkan Pengobatan Eksim Oleh Dokter Spesialis Profesional!

Kunjungi DVX Medical Jakarta dan dapatkan Pemeriksaan yang tepat dan aman bersama dokter spesialis profesional. Jangan tunda pemeriksaan Anda, segera konsultasi sekarang agar penyakit terdeteksi lebih dini dan cepat ditangani!

Mengapa Banyak Orang Mengira Eksim Menular?

Kesalahpahaman ini sangat bisa dimengerti jika dilihat dari sudut pandang orang awam.

Kulit yang merah, meradang, bersisik, atau tampak basah secara visual sangat mirip dengan beberapa kondisi kulit yang memang menular seperti infeksi jamur, impetigo, atau kudis. Ketika seseorang melihat ruam yang tampak aktif, reaksi naluriah untuk menjaga jarak adalah respons yang wajar secara biologis.

Selain itu, beberapa faktor memperkuat kesan bahwa eksim bisa menular:

  • Ruam yang muncul di area yang mudah terlihat seperti tangan, wajah, dan leher membuat kondisi ini sangat visibel
  • Kebiasaan menggaruk yang terlihat oleh orang lain menciptakan kesan bahwa ada sesuatu yang aktif dan mungkin bisa berpindah
  • Kenyataan bahwa beberapa anggota keluarga mengalami kondisi serupa seolah mendukung asumsi bahwa kondisi itu menular
  • Kurangnya informasi bahwa ada kondisi kulit inflamasi yang tidak menular dan tampak seperti yang menular

Penampilan kulit yang meradang tidak menentukan apakah suatu kondisi menular atau tidak. Mekanisme penyebab kondisi itulah yang menentukan. Dermatitis atopik disebabkan oleh faktor genetik dan disfungsi lapisan pelindung kulit, bukan oleh kuman yang bisa berpindah antar orang.

Baca juga: Apakah Dermatitis Atopik Diturunkan?

Related Article

Apakah Orang Dewasa Bisa Terkena Eksim Baru?

Banyak orang dewasa yang mengalami gejala kulit gatal, kemer...

Apakah Eksim Bisa Menyebar ke Bagian Tubuh Lain?

Banyak pasien awalnya hanya memiliki satu area yang gatal at...

Apakah Eksim Itu Permanen?

Pertanyaan ini muncul dari kekhawatiran yang sangat konkret:...

Eksim Tanpa Steroid: Apakah Mungkin?

Pertanyaan ini muncul dari banyak arah. Dari pasien yang kha...

Eksim Kulit Kepala: Beda dengan Ketombe, Cara Mengatasi

Banyak orang yang mengalami kulit kepala gatal dan bersisik ...