Jumat, 13 Feb 2026

Perbedaan Skrining IMS Pria dan Wanita

Infeksi Menular Seksual (IMS) masih sering disalahpahami. Banyak orang mengira pemeriksaan atau skrining IMS bersifat sama untuk semua orang. Padahal, skrining IMS pada pria dan wanita memiliki perbedaan penting, baik dari jenis pemeriksaan, sampel yang digunakan, hingga risiko komplikasi bila tidak terdeteksi sejak dini.

Memahami perbedaan ini membantu Anda memilih pemeriksaan yang tepat, tanpa rasa takut atau stigma. Skrining IMS adalah langkah preventif untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan pasangan.

Skrining IMS pada Pria

Skrining IMS pada pria bertujuan mendeteksi infeksi sejak dini, terutama pada pria yang aktif secara seksual atau memiliki faktor risiko tertentu.

1. Jenis Sampel Skrining IMS Pria
Beberapa jenis sampel yang umum digunakan meliputi:
  • Urine, untuk mendeteksi klamidia dan gonore
  • Swab uretra, pada kondisi tertentu
  • Tes darah, untuk sifilis, HIV, dan hepatitis B
2. Jenis IMS yang Umum Disaring pada Pria
Pemeriksaan IMS pria biasanya mencakup:
Kapan Pria Dianjurkan Melakukan Skrining IMS?
Pria dianjurkan melakukan skrining IMS bila:
  • Aktif secara seksual
  • Memiliki lebih dari satu pasangan seksual
  • Melakukan hubungan seksual tanpa kondom
  • Pasangan terdiagnosis IMS
Skrining IMS pria tanpa gejala tetap penting karena infeksi dapat menular meskipun tidak menimbulkan keluhan.

Skrining IMS pada Wanita

Pada wanita, skrining IMS memiliki peran krusial karena banyak infeksi berkembang tanpa gejala dan baru terdeteksi saat terjadi komplikasi.

1. Jenis Sampel Skrining IMS Wanita
Sampel yang umum digunakan antara lain:
  • Swab vagina atau serviks
  • Urine, pada kondisi tertentu
  • Tes darah, untuk sifilis, HIV, dan hepatitis

2. Jenis IMS yang Umum Disaring pada Wanita
Skrining IMS wanita biasanya mencakup:
  • Klamidia
  • Gonore
  • Sifilis
  • HIV
  • HPV (pada kelompok dan indikasi tertentu)

Risiko Jika Wanita Tidak Melakukan Skrining IMS
Tanpa skrining rutin, IMS pada wanita dapat menyebabkan:
  • Penyakit radang panggul (PID)
  • Gangguan kesuburan
  • Nyeri panggul kronis
  • Risiko komplikasi pada kehamilan
Inilah alasan skrining IMS wanita sering dianjurkan meskipun tanpa gejala.

Tabel Perbedaan Skrining IMS Pria dan Wanita

Aspek

Pria

Wanita

Lokasi infeksi umum

Uretra

Vagina, serviks

Sampel utama

Urine, swab uretra

Swab vagina/serviks

Risiko tanpa gejala

Sedang

Tinggi

Risiko komplikasi

Relatif lebih rendah

Lebih tinggi

Anjuran skrining

Berdasarkan risiko

Lebih rutin pada kelompok tertentu

 

Kapan Harus Konsultasi Dokter?

Anda disarankan berkonsultasi dengan dokter bila:
  • Tidak yakin jenis skrining IMS yang dibutuhkan
  • Pernah melakukan hubungan seksual berisiko
  • Memiliki pasangan baru
  • Ingin melakukan skrining IMS secara menyeluruh
Dokter spesialis kulit dan kelamin (Sp.KK / Sp.DVE) dapat membantu menentukan jenis pemeriksaan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Anda.

Related Article

Perbedaan Ciri-Ciri Klamidia pada Pria dan Wanita

Bayangkan Anda menjalani kehidupan seksual yang aktif tanpa ...

Perbedaan Gejala Gonore pada Pria dan Wanita yang Sering Terabaikan

Gonore adalah infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan ...

Mengenal Disuria, Penyebab Nyeri Berkemih pada Pria dan Wanita

Pernahkah Anda merasa nyeri atau terbakar saat buang air kec...

Pentingnya Vaksin HPV untuk Pria & Wanita, Perlindungan dari Kanker dan IMS

Human Papillomavirus (HPV) merupakan salah satu virus menula...

Kapan Waktu Ideal Melakukan Skrining IMS?

Banyak orang masih bingung kapan waktu ideal melakukan skrin...