Seringkali, orang kesulitan membedakan antara kutil dan jera...
Perbedaan Eksim dan Psoriasis dari Bentuk Ruam hingga Cara Mengatasinya
Kulit yang terasa gatal, kemerahan, dan bersisik sering kali dianggap sebagai satu masalah yang sama. Padahal, kondisi tersebut bisa disebabkan oleh berbagai penyakit kulit, termasuk eksim dan psoriasis. Karena memiliki gejala yang sekilas mirip, tidak sedikit orang yang kesulitan mengenali perbedaannya.
Memahami perbedaan eksim dan psoriasis sangat penting karena penyebab, mekanisme penyakit, hingga penanganannya tidak selalu sama. Kesalahan mengenali kondisi kulit dapat membuat pengobatan menjadi kurang optimal atau bahkan memperparah keluhan yang ada.
Kabar baiknya, eksim maupun psoriasis dapat dikendalikan dengan diagnosis yang tepat dan penanganan yang sesuai. Melalui artikel ini, Anda akan memahami ciri khas masing-masing kondisi, faktor pemicunya, hingga pilihan terapi yang umum direkomendasikan oleh dokter.
Perbedaan Eksim dan Psoriasis yang Paling Mudah Dikenali
Berikut tabel yang dapat membantu Anda memahami beda eksim dan psoriasis berdasarkan gejala dan karakteristiknya.
| Aspek | Eksim (Dermatitis Atopik) | Psoriasis |
|---|---|---|
| Bentuk ruam | Merah, basah, melepuh, berkerak tipis, cenderung mengeluarkan cairan | Tebal, kering, bersisik keperakan (silver scale), permukaan menonjol |
| Tampilan kulit | Kulit tampak lembap atau berair saat meradang | Kulit tampak kering, kasar, dan bertumpuk seperti sisik |
| Lokasi umum | Lipatan siku, belakang lutut, leher, pergelangan tangan, wajah (bayi) | Siku luar, lutut, kulit kepala, punggung bawah, telapak tangan |
| Rasa gatal | Sangat intens, terutama malam hari, mendorong garukan berulang | Lebih ringan, namun disertai sensasi terbakar atau tertusuk |
| Penyebab utama | Disfungsi imun berlebihan, faktor genetik, alergen eksternal (sabun, debu, makanan) | Penyakit autoimun: sel T menyerang sel kulit sehat, mempercepat regenerasi kulit |
| Usia penderita | Lebih sering pada bayi dan anak-anak, bisa berlanjut ke dewasa | Dapat muncul di semua usia, paling sering pada usia 20-30 tahun |
| Sifat penyakit | Kronis, kambuh jika terpapar pemicu | Kronis, tidak dapat sembuh total, bisa dikontrol |
Catatan: Tabel di atas disusun berdasarkan referensi dari Ross Dermatology, Pop Dermatology, dan American Academy of Dermatology. Diagnosis tetap harus dilakukan oleh dokter spesialis kulit.
Cara Mengatasi Eksim dan Psoriasis Sesuai Penyebabnya
Penanganan terbaik bergantung pada diagnosis yang tepat. Berikut beberapa pendekatan yang umum dilakukan:
Cara Mengatasi Eksim
Karena eksim berhubungan erat dengan respons alergi dan iritasi, penanganannya diarahkan untuk mengurangi peradangan dan mencegah kontak dengan pemicu. Langkah-langkah yang umum direkomendasikan dokter meliputi:
Penggunaan pelembap secara rutin untuk menjaga kelembapan kulit dan memperkuat lapisan pelindung
- Kortikosteroid topikal untuk meredakan peradangan dan rasa gatal
- Antihistamin untuk mengurangi reaksi alergi, terutama pada malam hari
- Imunosupresan topikal seperti tacrolimus atau pimecrolimus untuk kasus yang lebih persisten
- Menghindari pemicu seperti sabun berparfum, debu, bulu hewan, dan makanan alergen
Cara Mengatasi Psoriasis
Psoriasis memerlukan pendekatan yang lebih kompleks karena sifatnya sebagai penyakit autoimun. Pengobatan psoriasis ditujukan untuk memperlambat siklus pertumbuhan sel kulit dan mengurangi peradangan:
- Terapi topikal: krim kortikosteroid, analog vitamin D (kalsipotriol), atau tar batubara
- Fototerapi: paparan cahaya UV B yang terkontrol, biasanya dilakukan di klinik dermatologi
- Obat sistemik: methotrexate atau cyclosporine untuk kasus sedang hingga berat
- Agen biologis: diberikan melalui suntikan untuk menarget jalur inflamasi spesifik pada kasus berat
- Manajemen gaya hidup: menghindari alkohol, rokok, dan mengelola stres
Penting untuk dipahami bahwa psoriasis tidak bisa disembuhkan total, namun dengan penanganan yang tepat dan konsisten, gejala dapat dikendalikan sehingga penderita tetap bisa menjalani aktivitas sehari-hari secara normal.
Referensi
- American Academy of Dermatology Association. Atopic Dermatitis: Overview. 2025.
- Ross Dermatology. Eczema vs Psoriasis: How to Spot the Difference. 2025.
- POP Dermatology. Psoriasis vs Eczema: How a Dermatologist Tells the Difference. 2026.
- Health. Eczema vs Psoriasis: Understanding the Differences. 2025.
- Dainichi T, Kitoh A, Otsuka A, et al. The Epithelial Immune Microenvironment in Atopic Dermatitis and Psoriasis. 2018.
Hubungi Klinik DVX Medical Surabaya Sekarang untuk Lakukan Pemeriksaan Oleh Dokter Spesialis Profesional!
Kunjungi DVX Medical Surabaya dan dapatkan Informasi Terkait Home Service DVX Medical Surabaya. Jangan tunda pemeriksaan Anda, segera konsultasi sekarang agar penyakit terdeteksi lebih dini dan cepat ditangani!




